Barcelona akan bentrok dengan rivalnya, Real Madrid pada jornada ke-9 La Liga. Pertandingan yang bertajuk El Clasico ini akan berlangsung di markas El Real, Santiago Bernabeu pada Minggu 16 Oktober 2022 pukul 21:15 WIB.
Laga ini sangat menarik. Terutama bagi pelatih El Barca, Xavi Hernandez. Sebab, apakah ia sudah dapat memetik hikmah atas hasil seri di Liga Champions tatkala bersua dengan Inter Milan kemarin. Karena di laga itu, Xavi Hernandez menuai banyak kritikan. Bahkan, Laporta marah kepada Xavi lantaran tak mampu menumbangkan Nerazzurri.
Laga ini tentu menjadi sebuah revolusi bagi pelatih asal Spanyol sekaligus mantan gelandang jangkar Blaugrana tersebut. Bagaimana tidak, kemarin saat menjamu tim wakil Italia, Inter Milan itu, Xavi tidak menjadikan Frenkie de Jong dan Kessie sebagai starter. Dan ini yang sangat menuai banyak kritikan kepadanya. Kala itu, dia malah memainkan Busquets dan Gavi. Hem.
Dan betul saja, Gavi menjadi pemain yang tak lupa dari sorotan publik. Dan memang, permainanya tidak memuaskan. Beberapa saat membawa bola, bolanya mudah lepas. Intinya dia (Gavi) tidak mampu membuat lini tengah Barcelona berjalan manis sesuai rencana. Hancur lebur. Momentum selalu rusak di kaki terbaiknya.
Busquets juga tak luput dari kritikan. Perannya sebagai gelandang tengah (pemain veteran) juga tidak sanggup berduet manis dengan Gavi. Dan memang Gavi dan Busquets (selain Pique) yang paling banyak menjadi buah bibir pencinta sepak bola (utamanya fans Barcelona).
Sebab, gol kedua Inter Milan yang diceploskan oleh pemain asal Argentina, Martinez berawal dari kesalahan Busquets. Busquets membawa bola di lini tengah, ternyata bolanya malah lepas dan jatuh di kaki pemain Inter Milan, sebelum pada akhirnya pemain Inter mengoper bola atau diumpan ke Martinez dan berbuah gol. Camp Nou pun redup seketika. Sendu atau kesedihan yang semula tak diharapkan harus terpaksa dirasakan.
Apakah Xavi akan merotasi pemain di laga ini? Apakah Frenkie de Jong dan Kessie akan dimainkan sejak awal, atau justru memainkan Busquets dan Gavi kembali? Duh.
Selain Gavi dan Busquets, Pique juga tak luput dari kritikan. Pemain senior, pemain pilar di lini belakang itu justru ngelawak. Gol Barella (Inter Milan) tercipta karena instruksinya yang konyol. Ia memberi isyarat ke rekannya agar bola tak diambil. Nahas, Barella muncul di belakangnya, lolos dari jebakan offside, bolanya disambar dan berbuah gol.
Gol ketiga Inter juga tak luput dari kurang agresifnya Pique mengantisipasi pergerakan Martinez. Sehingga Martinez dapat memberikan umpan dan terciptalah gol ketiga.
Apakah Xavi Hernandez akan kembali memainkan Pique di laga El Clasico jilid pertama musim 2022/2023 ini?