Indonesia, melalui PSSI selaku Induk Sepak Bola Indonesia menghangatkan bursa calon tuan rumah gelaran Piala Asia 2031. Dilansir laman Suara.com pada Kamis (5/2/2025), AFC secara resmi merilis daftar negara yang mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola paling akbar di Benua Kuning lima tahun mendatang, yang mana Indonesia menjadi salah satunya.
Dari laman yang sama diinformasikan, selain Indonesia, tujuh negara lain juga masuk dalam daftar kandidat tuan rumah. Mereka adalah Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, Kirgistan, serta Tajikistan dan Uzbekistan yang mengusung konsep tuan rumah bersama.
Selepas diumumkannya negara-negara yang menaruh minat sebagai tuan rumah Piala Asia 2031, lantas kira-kira bagaimana peluang Indonesia untuk bisa memenangi kontestasi ini? Penasaran? Mari kita bahas bersama!
Jika melihat para pesaing Indonesia yang terkonfirmasi menjadi kandidat sebagai calon tuan rumah gelaran Piala Asia 2031 mendatang, sejatinya peluang untuk terpilih sangatlah berat.
Nama-nama yang turut serta dalam kontestasi, tentunya tak bisa dianggap remeh. Mulai dari India yang saat ini menjadi salah satu negara dengan perkembangan paling pesat sedunia dan memiliki segudang infrastruktur yang memadai, hingga Australia, Kuwait dan Korea Selatan yang tentunya jauh lebih meyakinkan untuk dipilih oleh AFC.
Memang, jika dibandingkan dengan Kirgistan, Tajikistan dan Uzbekistan dalam persaingan kali ini, Indonesia bisa dikatakan sedikit lebih unggul dibandingkan mereka dalam hal infrastruktur dan pengalaman menjadi tuan rumah.
Namun, jika head-to-head dengan Australia, Korea Selatan maupun Kuwait, harus diakui peluang Indonesia untuk terpilih cenderung lebih berat. Selain karena masih kalah dalam hal penyediaan fasilitas, Indonesia juga kalah pengalaman jika dibanding tiga negara tersebut.
Dalam catatan resmi AFC, Kuwait sudah pernah menjadi tuan rumah di ajang Piala Asia pada edisi 1980. Pun demikian dengan Australia, yang mana dalam catatan Konfederasi Sepak Bola Asia, mereka pernah menjadi tuan rumah tunggal pada edisi 2015.
Sementara Korea Selatan? Mereka juga pernah menjadi tuan rumah di Piala Asia tahun 1960, mendapatkan kepercayaan yang spektakuler dari FIFA dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi 2002.
Lantas bagaimana dengan Indonesia? Harus diakui, jika kita berpandangan secara obyektif, sejatinya pengalaman Indonesia masih kalah mentereng ketimbang tiga negara di atas. Memang benar, Indonesia pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada edisi 2007 lalu.
Namun patut untuk digarisbawahi, pada gelaran tersebut, Indonesia tak menjadi tuan rumah penuh karena menanggung status sebagai tuan rumah bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia, Thailand dan Vietnam.
Jadi, jika melihat latar belakang dari negara-negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk Piala Asia tahun 2031 nanti, menurut saya pribadi peluang Indonesia untuk memenangi kontestasi tersebut terbilang berat, meskipun tidak mustahil.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS