5 Tips agar Tokoh yang Dibuat Menjadikan Novel Kita Berkualitas

Hayuning Ratri Hapsari | Ariya Gesang
5 Tips agar Tokoh yang Dibuat Menjadikan Novel Kita Berkualitas
Ilustrasi tokoh novel (Pixabay.com/ lelilel)

Sebelum menulis novel, kita harus menentukan seperti apa dulu tokoh-tokoh yang akan kita buat nantinya. Tentunya tokoh-tokoh tersebut memiliki latar belakan yang berhubungan dengan ide cerita kita.

Misalnya kita memiliki ide cerita tentang pembunuhan di dalam SMA, maka kita akan membuat beberapa tokoh yang latar belakangnya adalah seorang pelajar ataupun guru, sehingga ceritanya lebih masuk akal dan kita mudah untuk membuat alurnya. 

BACA JUGA: 5 Cara Mudah Menemukan Ide Menulis Novel dari Hal-hal di Sekitar Kita

Namun, ternyata bukan cuma hal itu yang harus kita perhatikan saat akan membuat tokoh-tokoh di dalam novel. Ada beberapa hal lain yang harus kita perhatikan, tentunya hal-hal yang dapa membuat novel kita lebih menarik dan berkualitas. Nah, berikut 5 tips agar tokoh yang dibuat menjadikan novel kita berkualitas:

1. Beragam

Tokoh-tokoh yang beragam akan membuat cerita kita lebih berwarna. Misalnya kita membuat tokoh protagonis yang selalu kalem dan fokus, maka upayakanlah agar kita membuat tokoh lain yang cerewet ataupun ceroboh. Warna warni tokoh dalam novel akan sangat memengaruhi kenyamanan seseorang saat membaca novel kita. 

2. Relate

Usahakan tokoh yang kita buat relate dengan apa yang ada di dunia nyata. Misalnya kita membuat tokoh seorang pembunuh profesional yang sulit dilacak oleh polisi setelah melakukan aksi-aksinya.

Nah, kita tidak mungkin membuat si pembunuh ini selalu bertingkah ceroboh, buatlah dia menjadi orang yang tenang fokus dalam melakukan aksinya.

Jadi, masuk akal jika dia pandai menghilangkan barang bukti dan selalu lolos dari kejaran polisi. Relate juga mencakup pemilihan nama, pilihlah nama sesuai kelahiran tokoh tersebut.

Misalnya tokoh kita lahir di Jawa, maka berilah nama yang sesuai dengan orang-orang Jawa, bukannya memberi nama Robert Pattinson.  

BACA JUGA: 5 Perbedaan Novel dan Artikel, Harus Dipahami Sebelum Menulis

3. Protagonis Tidak Selalu Baik

Selalu ingat bahwa protagonis tidaklah selalu baik. Kita bisa membuat si protagonis memiliki sifat buruk ataupun melakukan kejahatan yang dia anggap benar. Dengan begitu, kita bisa membuat antagonisnya yang menjadi orang baik, agar si protagonis memiliki lawan. 

4. Hati-hati pada Rasisme

Rasisme sangat dilarang di mana pun dan apa pun yang kita lakukan, termasuk saat membuat tokoh di dalam novel. Perhatikan baik-baik narasi atau dialog yang kita buat untuk salah satu tokoh, jangan sampai tercium aroma rasisme di dalam tulisan kita.

Perhatikan juga nasib dari karakter tersebut, mungkin nasib buruk yang dialami tokoh novel kita akan dirasakan oleh pembaca dari ras tertentu sehingga si pembaca bisa merasakan kesedihan bahkan tersinggung.

5. Usahakan Ada Karakter yang Dinamis

Usahakanlah kita memiliki karakter yang dinamis di dalam novel yang kita tulis. Karakter dinamis adalah karakter yang memiliki beberapa perubahan di sepanjang alur cerita.

Misalnya karakter antagonis kita dulunya adalah pria yang sangat jahat dan tidak ingin berhenti mencelakai orang lain, kemudian ia mengenal seorang wanita dan jatuh cinta. Karena cinta, ia berubah perlahan-lahan dan mengurangi perbuatan jahatnya.

Namun, takdir tetap membuatnya masuk ke dalam penjara. Di dalam penjara ia sudah berubah total, menjadi orang yang baik sepenuhnya. 

Itulah 5 tips agar tokoh yang dibuat menjadikan novel kita berkualitas. Jadi, kita tidak bisa sembarangan saat menentukan tokoh dalam sebuah novel, bahkan untuk masalah nama pun sebaiknya kita riset terlebih dulu.

Memang dibutuhkan usaha dan kemauan kita untuk tetap belajar, sehingga pengalaman yang kita dapat akan sangat berarti. Dengan menerapkan kelima poin di atas saat menentukan tokoh-tokoh dalam novel, semoga kita bisa menciptakan novel yang berkualitas dan disukai oleh banyak pembaca.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak