John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S. T.
John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!
John Herdman (dok. Photosports)

Meskipun belum sekalipun menerapkan gaya bermain miliknya di pertandingan yang dijalani, namun pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman disinyalir akan menerapkan prinsip bermain kick and rush yang mengedepankan kekuatan dan daya tahan fisik.

Setidaknya, ada dua alasan yang membuat prediksi ini mengemuka. Yang pertama karena dirinya melakukan hal serupa saat membesut Timnas Kanada, dan yang kedua tentu saja karena Herdman berasal dari Inggris yang notabene merupakan tanah nenek moyang dari permainan Kick and Rush.

Dan jika benar John Herdman akan memainkan Kick and Rush di Timnas Indonesia, maka setidaknya, dua pemain ini akan menjadi korban dari pakem permainannya tersebut.

Siapa saja? Ada yang bisa menebak?

1. Stefano Lilipaly

Tinggalkan Borneo FC, Inilah Alasan Stefano Lilipaly Gabung ke Dewa United [Dok Dewa United]
Tinggalkan Borneo FC, Inilah Alasan Stefano Lilipaly Gabung ke Dewa United [Dok Dewa United]

Nama pertama yang bisa tersisih dari skuat Timnas Indonesia jika John Herdman memainkan sepak bola dengan style Kick and Rush adalah Stefano Lilipaly. Alasannya cukup sederhana, dengan usia yang hampir menyentuh 36 tahun, tentunya performa fisik Lilipaly tak akan seprima para pemain muda.

Terlebih lagi, Lilipaly juga biasa beroperasi di sektor penyerangan. Padahal dalam permainan Kick and Rush, para penyerang ditugaskan untuk bergerak semobile mungkin, mengejar setiap area yang didatangi oleh guliran bola.

Sehingga, akan sangat mungkin karena usianya yang sudah cenderung uzur dan fisiknya yang tak seprima yang dulu-dulu, akan membuat Lilipaly tersingkir dari skuat pilihan John Herdman meskipun secara kualitas dan pengalaman dirinya sudah tak bisa diragukan lagi.

2. Marc Klok

Marc Klok dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Lion City Sailors. (Dok. Lion City Sailors)
Marc Klok dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Lion City Sailors. (Dok. Lion City Sailors)

Alasan kemungkinan bakal tersisihnya Marc Klok sendiri tak jauh berbeda dengan Stefano Lilipaly, yakni karena usia yang kian beranjak. Berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt.com, Klok lahir pada 20 April 1993, sehingga usianya akan menyentuh angka 33 tahun pada bulan April mendatang.

Bukan hanya terkait usia, potensi tersingkirnya Klok sendiri juga dikarenakan banyaknya pesaing yang berkualitas di sektor tengah Timnas Indonesia. Selain Klok, di posisi ini ada nama Thom Haye, Ivar Jenner dan Joey Pelupessy.

Memang, Joey Pelupessy sendiri pada bulan Mei mendatang juga akan memasuki usia 33 tahun. Namun jika dipaksa untuk memilih secara obyektif, Herdman besar kemungkinan akan lebih condong untuk mengangkut Pelupessy ke skuatnya meskipun memiliki usia yang sama uzurnya dengan Marc Klok.

Karena bagaimanapun, tanpa bermaksud merendahkan kualitas dari Marc Klok, pengalaman dan gaya bermain Pelupessy tentu cenderung lebih menawarkan warna dari Klok.

Nah, itu dia dua pemain yang berpotensi untuk tersisih jika John Herdman menerapkan Kick and Rush di Timnas Indonesia. Selain dua nama di atas, kira-kira ada lagi yang bakal ditepikan oleh Herdman?

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak