alexametrics

4 Kebiasaan Berbelanja Online Shop di Tengah Pandemi

Karina Eunike
4 Kebiasaan Berbelanja Online Shop di Tengah Pandemi
Ilustrasi e-commerce / online shop (pexels)

Yuk, intip kebiasaan belanja online masyarakat Indonesia saat social distancing!

Suara.com - Di masa pandemi ini, kegiatan berbelanja masyarakat menjadi terhambat akibat adanya protokol social distancing. Social distancing membatasi masyarakat untuk bepergian ke tempat umum yang ramai pengunjung. Hal ini mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan e-commerce dan berbelanja dari rumah untuk memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder mereka. 

Dikutip dari laman Statista, 10 e-commerce yang sekarang paling populer dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada Indonesia, Blibli, JD.id, Orami, Bhinneka, Zalora Indonesia, dan Matahari. 

Berdasarkan hasil riset dari Bank Indonesia, e-commerce yang merupakan situs dagang online berhasil mencapai lebih dari 140 juta transaksi pada bulan Agustus 2020. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar hampir 2 kali lipat dibandingkan pada bulan Agustus 2019 yang tercatat hanya sebanyak 80 juta transaksi. 

Dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan e-commerce untuk berbelanja dari rumah, munculah kebiasaan-kebiasaan baru yang kerap dilakukan oleh masyarakat sebagai pengguna e-commerce. 

Lantas apa saja ya, kebiasaan baru dari kegiatan “shop from home” ini? Berikut penjelasan lanjutnya.

1. Testimoni Pembeli jadi Panutan

Salah satu kebiasaan baru yang paling sering dilakukan ketika akan membeli sebuah produk adalah memperhatikan testimoni dan ulasan dari para pembeli sebelumnya. Para calon pembeli akan menimbang apakah produk yang akan mereka beli betul-betul sesuai dengan deskripsi yang tertera di online store dan sesuai dengan ekspektasi mereka. 

Produk yang memiliki banyak testimoni buruk dapat mendorong calon pembeli untuk membatalkan pembelian produk tersebut. Sama hal nya jika kebanyakan dari pembeli memberikan testimoni yang baik dan positif maka para calon pembeli akan lebih terdorong untuk membeli produk tersebut. 

Bentuk testimoni dari para pembeli juga terbagi dalam beberapa jenis. Bisa berupa penilaian melalui komentar, rating dengan skala bintang 1 sampai 5, dan dalam bentuk bukti foto dari produk yang dibeli. 

Dari sini, biasanya para pembeli akan mengira-kira apakah kualitas produk yang akan dibeli itu sesuai dengan harapan mereka. Contohnya saja ketika sebuah produk menerima banyak komentar buruk dan penilaian dengan bintang 2 atau 1, maka para pembeli biasanya akan berpikir ulang sebelum memutuskan untuk membeli produk tersebut. Hal yang sama juga berlaku pada online store yang dapat diberi rating penilaian atas pelayanan jasa penjualnya. 

Komentar