alexametrics

4 Ciri Kamu Punya Lingkaran Pertemanan yang Toksik, Cek Segera!

Latifah ..
4 Ciri Kamu Punya Lingkaran Pertemanan yang Toksik, Cek Segera!
Ilustrasi teman. (pexels.com/cottonbro)

Ada banyak manfaat berteman. Di antaranya, bisa mendukung dan mendorongmu menemukan versi terbaik diri sendiri. Bisa memiliki partner yang asyik diajak seru bersama. Bisa punya rekan untuk belajar dan upgrade diri.

Namun, hal-hal positif tadi hanya akan didapatkan bila lingkaran pertemanan yang kamu ikuti itu baik. Sebaliknya, lingkaran pertemanan yang toksik malah dapat merusak hidup. Kamu jadi rendah diri, malas-malasan, dan banyak hal buruk lainnya.

Berikut ini ada beberapa ciri lingkaran pertemanan yang tak sehat. Sebaiknya hindari!

1. Menganggapmu sebagai kompetitor

Tak ada bedanya teman dengan lawan, kalau dia menganggapmu sebagai kompetitor. Justru sebagai teman yang baik, ketika mendapati kamu sebagai temannya berprestasi, mesti ikutan senang dan didukung supaya kamu terus berprestasi.

Jiwa kompetitif dalam pertemanan, membuat hubungan kalian jadi nggak nyaman. Sikap-sikapnya jadi rentan menjatuhkan. Karena dia menganggapmu lawan.

2. Sering mengkritik

Kejujuran dalam pertemanan itu penting. Dan kamu patut bersyukur jika mendapat teman yang mampu menegur ketika kamu melakukan kesalahan.

Yang mesti kamu waspadai, bila temanmu itu selalu mengkritik. Segala hal yang kamu lakukan selalu salah di matanya. Dan caranya mengkritikmu pun menyakitkan. Benar-benar tanpa etika.

3. Tak mau mengakui kesalahan

Ciri lain dari teman yang toksik, yakni kalau berbuat salah, nggak mau mengakui. Yang paling bikin kamu kesal, justru dia berusaha menyalahkanmu.

Teman yang seperti ini, sebaiknya nggak perlu didekati lagi. Karena nggak akan baik efeknya bagi kedamaian dirimu sendiri. Buat apa punya teman, tapi kerjanya cuma bikin sebal. Setuju?

4. Tak suka melihatmu berteman dengan yang lain

Sikap posesif nggak hanya toksik jika diterapkan di hubungan percintaan. Hubungan pertemanan pun bakal nggak sehat kalau ada yang punya sifat ini.

Posesif inilah yang membuat ia tak suka kalau kamu berkumpul atau berteman dengan yang lain. Padahal, setiap orang berhak dan bebas untuk memilih dengan siapa ia berteman. Kenapa jadi dilarang-larang?

Nah, itu dia beberapa ciri dari lingkaran pertemanan yang toksik. Apakah kamu pernah mengalami?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak