alexametrics

3 Hal Negatif yang Bisa Terjadi Jika Menikah Tanpa Restu Orangtua

Susanti ..
3 Hal Negatif yang Bisa Terjadi Jika Menikah Tanpa Restu Orangtua
Ilustrasi restu orangtua dalam acara pernikahan (pexels.com) / Muhamad Faizal Awal

Dalam pernikahan, restu orangtua sangatlah penting. Sebab ketika kalian menikah, tak hanya menyatukan dua individu, melainkan juga menyatukan dua keluarga. Oleh karena itu, akan sulit rasanya hubungan bisa berjalan dengan lancar apabila tak ada restu dari orangtua.

Meski penting, nyatanya ada sebagian orang yang tetap lanjut menikah sekalipun tanpa restu dari orangtua. Ada beberapa hal negatif bila kamu dan pasangan memaksa menikah tanpa restu orangtua. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini!

1. Akan selalu diselimuti rasa bersalah

Hati pasti tidak akan tenang bila kamu senantiasa dihantui rasa bersalah. Itulah yang akan terjadi, apabila kalian tetap menikah tanpa adanya restu dari orangtua.

Ketika kalian tetap melanjutkan hubungan, hati orangtua pasti sakit, karena merasa tak dianggap penting. Padahal, kamu dibesarkan dari kecil oleh mereka dengan penuh cinta kasih. Namun ketika besar, malah lebih mementingkan orang lain yang menjadi pasanganmu.

2. Kehidupan rumah tangga sulit harmonis

Keharmonisan akan terjadi tidak hanya ketika kamu dan pasangan bisa saling mengerti. Akan tetapi, juga bila ada dukungan dari keluarga.

Kalau kamu dan pasangan tetap kukuh menikah meski tanpa restu, keharmonisan akan sulit terjadi. Sebab, sikap orangtua akan selalu bias terhadap pasangan, diakibatkan sejak awal sudah tidak suka dengan hubungan kalian.

3. Kamu akan dicap anak durhaka

Rasanya pasti tidak enak ketika dicap sebagai anak durhaka. Namun, itulah yang mungkin terjadi apabila kamu tetap memaksa menikah dengan pilihanmu, kendati ditentang oleh orangtua. Sebab, perbuatanmu itu sama saja dengan membangkang.

Hal buruk yang dapat terjadi saat kamu dicap durhaka, yakni dikucilkan oleh keluarga besar. Kamu dianggap telah menyakiti hati orangtua sendiri, sehingga tak layak untuk didekati.

Memang, adakalanya hubungan tak direstui karena sikap subjektif orangtua. Untuk mengatasinya, cobalah dekati orangtua dan buktikan pada mereka bahwa pasanganmu itu orang baik-baik dan sangat tepat untuk menjadi pendampingmu. Sebab, pertentangan orangtua tidak selamanya karena keegoisan mereka, justru lebih banyak disebabkan rasa cintanya padamu sebagai buah hati mereka.

Jadi, jangan langsung menilai buruk ketika tak mendapat restu orangtua. Cermati dulu apa yang jadi penyebabnya. Sebab bisa jadi, mereka menentang disebabkan bisa merasakan bahwa pasanganmu itu bukan orang baik-baik.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak