facebook

3 Tips Berhenti Jadi People Pleaser, Nomor 2 Wajib Dicoba!

Intan NI
3 Tips Berhenti Jadi People Pleaser, Nomor 2 Wajib Dicoba!
Ilustrasi people pleaser. (Pexels.com/@shvetsa)

Istilah people-pleaser dikenal karena melakukan apa pun untuk membuat orang lain bahagia. Bersikap baik dan suka membantu orang lain memang merupakan hal yang baik, namun jika seseorang terlalu menyenangkan orang lain dibandingkan diri sendiri tentunya dapat membuat kamu merasa lelah secara emosional, stres, bahkan merasa cemas.

Dilansir dari Verywell Mind pada Senin (16/5/22), people-pleaser merupakan cara menyenangkan orang lain dengan menempatkan kebutuhan mereka di atas kebutuhan diri sendiri.

Menyenangkan orang lain dikaitkan dengan sifat kepribadian yang dikenal sebagai ‘sosiotropi’ atau perasaan terlalu peduli untuk menyenangkan orang lain dan mendapatkan persetujuan mereka sebagai cara untuk mempertahankan hubungan.

Dengan demikian, berikut ini 3 tips untuk kamu yang ingin berhenti menjadi people-pleaser bagi orang lain dan lebih mengutamakan diri sendiri terlebih dahulu.

1. Katakan 'Tidak'

Perubahan secara mendadak mungkin akan sulit untuk dilakukan. Jadi, memulai dengan hal-hal kecil seperti menegaskan kepada diri sendiri bisa menjadi cara awal yang sederhana. Misalnya, mulailah dengan mengatakan ‘tidak’ pada permintaan kecil atau cobalah ungkapkan pendapat kamu.

Mengatakan ‘tidak’ mungkin akan menjadi tantangan besar bagi si people-pleaser. Namun, untuk berubah menjadi lebih baik perlu melalui sebuah proses. Pertama-tama, kamu bisa mengatakan ‘tidak’ melalui pesan yang dikirimkan ke orang yang meminta bantuanmu tersebut. Lama kelamaan, cobalah untuk menolak secara langsung.

2. Positive Self-Talk

Jika kamu mulai merasa kewalahan atau tergoda untuk menyerah berhenti sebagai people-pleaser, bangun dan kuatkan tekad dengan melakukan self-talk atau berbicara positif kepada diri sendiri.

Ingatkan diri kamu bahwa kamu berhak memiliki waktu untuk diri sendiri, tujuan kamu penting, dan kamu tidak perlu merasa memiliki kewajiban untuk memberikan waktu dan energi kepada hal-hal yang tidak membuat bahagia.

3. Tetapkan Batasan

Mengetahui batasan diri sendiri merupakan hal yang penting untuk dipahami. Buatlah batasan yang jelas dan komunikasikan batasan tersebut dengan orang lain.

Beri tahu mereka bahwa kamu tidak bisa membantu mereka jika hal tersebut diluar batasan yang kamu punya. Hal ini membantu bagi people-pleaser untuk membuktikan bahwa dia memiliki kendali atas dirinya sendiri, bukan orang lain.

Nah, itu dia 3 tips untuk kamu yang ingin berhenti menjadi people-pleaser. Ingatlah bahwa kamu tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Selamat berlatih!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak