facebook

3 Kebiasaan yang Membedakan Orang Kaya dan Orang Miskin, Penasaran?

Susanti ..
3 Kebiasaan yang Membedakan Orang Kaya dan Orang Miskin, Penasaran?
Ilustrasi masalah keuangan (Freepik.com/pch-vector)

Dalam dunia ini ada lebih banyak orang miskin dibanding dengan orang kaya. Padahal, kalau dipikir-pikir semua memiliki kesempatan yang sama.

Kalau dibilang orang kaya pasti lebih unggul karena punya privilege dilahirkan dalam keluarga berada, gak tepat juga. Karena banyak contohnya anak orang kaya yang kemudian jatuh miskin, sebaliknya tak sedikit anak orang miskin yang mampu mengubah keadaan jadi orang kaya.

Nah, ternyata selain mindset atau pola pikir, kebiasaan pun turut membedakan orang kaya dan miskin, lho. Ingin tahu seperti apa? Mari simak pembahasannya di bawah ini!

1. Gaya hidup

Kalau diperhatikan, orang kaya umumnya terbiasa hidup sederhana. Ini dilakukan sebelum mereka benar-benar mencapai keamanan finansial. Hasil dari penghasilan ataupun bisnis yang didapatkan gak habis untuk gaya hidup mewah.

Tapi, dialokasikan pula untuk tabungan dan investasi. Mereka rela membayar harga lebih dulu untuk bisa menikmati hidup nyaman kemudian.

Ini berbeda dengan kebiasaan orang miskin yang umumnya lebih mengedepankan gaya hidup dibanding visi masa depan. Prinsipnya, senang-senang dahulu baru bersakit-sakit kemudian. Itulah sebabnya yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Karena orang kaya lebih melihat tujuan jangka panjang dibanding kesenangan sekarang.

2. Pemanfaatan waktu

Kebiasaan lain yang membedakan antara orang kaya dan miskin, adalah dalam hal pemanfaatan waktu. Orang kaya memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

Misalnya saja, jarang mengakses media sosial, dan lebih fokus pada membangun bisnis. Gak hanya itu, orang kaya juga umumnya senang membaca. Meski sibuk, selalu menyempatkan diri membaca buku.

Hal ini berbeda dengan orang miskin yang lebih banyak menggunakan waktunya untuk aktivitas tidak produktif. Sebagai contoh, menyimak berbagai berita gosip, atau hiburan lain yang malah menurunkan produktivitasnya.

3. Gigih

Orang kaya biasanya kenyang dengan kegagalan. Sudah menjadi kebiasaan mereka untuk tidak pantang menyerah meski gagal berulang kali, sampai tujuannya berhasil. Berbeda dengan orang miskin yang baru gagal beberapa kali sudah menghakimi diri sendiri kalau tujuannya gak akan berhasil.

Dari uraian tadi sekarang jadi tahu, ya, perbedaan antara orang kaya dan miskin. Semoga kita semua bisa mencontoh kebiasaan orang kaya agar bisa secepatnya meraih tujuan.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak