alexametrics

Bertopang Dagu, Pose Sejuta Umat yang Berbahaya

Tri Apriyani
Bertopang Dagu, Pose Sejuta Umat yang Berbahaya
ilustrasi bertopang dagu (freestock)

Sebagian besar dari kita pasti pernah pose bertopang dagu. Entah saat foto atau saat mendengarkan guru mengajar.

Kebiasaan seperti ini mungkin terdengar remeh. Namun terkadang kita luput dari kebiasan-kebiasaan yang ternyata dapat mengotori diri.

Seberapa sering Anda bertopang dagu dengan meletakan tangan di wajah? Setiap kali hal itu dilakukan, kotoran dari tangan dapat berpindah ke wajah Anda. Membuat wajah Anda menjadi kotor dan dapat menimbulkan bakteri di wajah.

Zac Posen. (Instagram/@zacposen)
Zac Posen. (Instagram/@zacposen)

Terlebih lagi bagi Anda yang sedang berjerawat atau memiliki kulit sensitif. Pose bertopang dagu sangat tidak dianjurkan untuk Anda.

"Jangan meletakkan wajah Anda di tangan Anda. Ini akan memindahkan kotoran, serta meregangkan kulit," jelas Dr. Neal Schultz, dokter kulit asal New York.

Dr. Neal pun mengatakan bahwa meletakan tangan di wajah dapat memperparah jerawat Anda. "Lebih penting lagi, setiap sentuhan berulang secara langsung dapat berkontribusi pada penyumbatan jerawat dengan mendorong minyak, kotoran, dan sel-sel mati ke dalam pori-pori."

Ini adalah kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan, jadi mulailah mencoba untuk memperhatikan seberapa sering Anda bertopang dagu. Kemudian fokuskan untuk menemukan berbagai cara lain agar wajah Anda tetap bersih.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak