facebook

Maraknya Pembukaan Lahan yang Mengakibatkan Banjir Kalsel

RIJAL TAUFIQIE
Maraknya Pembukaan Lahan yang Mengakibatkan Banjir Kalsel
Banjir Kalimantan Selatan (BPBD)

Berangkat dari bencana alam yang terjadi yaitu banjir Kalimantan Selatan, perlu penindakan tegas kepada semua pihak perusahaan yang telah melakukan penambangan maupun penebangan hutan secara ilegal yang saat ini marak terjadi di Kalimantan Selatan. Perbuatan seseorang maupun kelompok yang dilakukan dengan sengaja hanya untuk mementingkan kepentingan pribadi maka mereka yang melakukan harus ditindak tegas secara hukum untuk memberi efek jera kepada pelaku.

Selain itu, ekosistem alam terutama di Kalimantan Selatan juga harus dijaga oleh seluruh pihak baik itu pemerintah maupun masyarakat agar seluruh makhluk hidup yang hidup secara liar disana juga bisa terjaga dengan baik. Untuk itu, pemerintah harus bertindak tegas sebab yang mereka lakukan termasuk pada tindak kriminal terhadap alam serta hukum mereka dengan pasal berlapis karena perbuatan yang telah mereka lakukan berdampak luas terhadap masyarakat Kalimantan Selatan.

Bencana alam seperti banjir ini bukan menjadi hal yang baru terjadi di setiap daerah Indonesia terutama di Kota-Kota besar di setiap daerah pasti telah mengalami banjir. Untuk banjir ini bisa menjadi bencana alam murni atau bencana yang terjadi akibat ulah manusia namun banjir yang terjadi sering disebabkan karena ulah manusia, seperti membuang sampah di sungai, menebang pohon secara liar, dan penyebab lainnya. Hal tersebut tidak bisa terus menerus dilakukan di kehidupan masyarakat sehari-hari karena akibatnya nanti akan berdampak luas terhadap masyarakat tentunya.

Melihat daerah lain yang sebelumnya pernah mengalami banjir memang banyak disebabkan karena ulah manusia, diantaranya membuang sampah di sungai hal ini memberikan dampak buruk pada sungai yang mengakibatkan aliran sungai terhambat dan dasar sungai menjadi dangkal. Namun terdapat penyebab lain yang patut kita cermati, yakni pembukaan lahan yang dilakukan secara terus menerus.

Dampak yang diberikan apabila terus terjadi pembukaan lahan pada suatu daerah maka akan terus terjadi pula pengurangan penampungan air yang dimana hal tersebut merupakan fungsi dari pohon dan tumbuhan lainnya. Akibatnya tanah tak bisa lagi menahan air yang begitu banyak dan seharusnya bisa ditampung oleh pohon untuk dijadikan cadangan air pada batang dan akarnya.

Hal ini sama halnya dengan banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan, dimana daerah Kalimantan dikenal dengan banyaknya hutan hujan yang tumbuh dengan subur dan lebat. Namun seiring berjalannya waktu banyak pihak-pihak yang melakukan pembukaan lahan hijau yang akan mereka bangun untuk dijadikan pertambangan dan lahan perkebunan sawit. Hal ini yang terjadi di daerah Kalimantan Selatan, yang dimana luas wilayah Kalimantan Selatan tercatat seluas 3,7 hektare. Menurut catatan Jatam, Sebanyak 50 persen dari luas wilayah Kalimantan Selatan, telah dikuasai pertambangan batu bara seluas 1,2 juta hektare atau setara dengan 33 persen luas wilayah dan lahan perkebunan sawit seluas 618 ribu hektare atau setara dengan 17 persen luas wilayah.

Setengah dari luas wilayah Kalimantan Selatan saja telah dijadikan lahan untuk perkebunan dan pertambangan maka tak heran apabila banjir tahun ini merupakan banjir terbesar dan terparah dibanding dengan banjir yang telah terjadi sebelumnya. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan bagaimana kondisi wilayah Kalimantan Selatan saat ini yang sebagian besar telah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang membangun kebutuhan mereka seperti tambang batubara dan lahan sawit.

Semua yang telah dibangun memang dibutuhkan negara untuk menambah pemasukan ke kas negara namun semua yang dilakukan oleh pemerintah juga harus mengedepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat. Dari semua proyek yang telah pemerintah kerjakan juga harus memberi keuntungan bagi masyarakat sekitar sehingga mereka juga dapat merasakan hasil yang didapat.

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan solusi atas semua akibat yang terjadi saat ini terutama banjir di Kalimantan Selatan yang menyebabkan banyak orang mengungsi dan kehilangan semua harta benda berharga milik mereka. Setidaknya pemerintah memberikan bantuan yang dapat memenuhi kebutuhan bagi masyarakat yang terdampak banjir ini, seperti makanan, minuman, pakaian, perlengkapan bayi, dan tempat tinggal sementara bagi keluarga mereka.

Pemerintah juga harus segera menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan terlaksana terutama kepada pihak-pihak yang telah melanggar perjanjian maupun batas ketentuan lahan yang ditentukan. Sebab apabila hal itu tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah maka akan mungkin terjadi bencana banjir yang akan datang jauh lebih parah dari yang ini bisa jadi bencana alam lainnya seperti tanah longsor juga akan terjadi mendatang.

Mereka yang juga membangun dan mengoperasikan proyek yang mereka jalani juga harus turun tangan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi serta turut membantu pemerintah untuk menyelesaikan semua masalah yang ada terutama agar banjir atau bencana alam lainnya tidak terulang kembali. Dalam hal ini semua pihak harus bersatu untuk menyelesaikan masalah ini agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah kembali berjalan.

Dengan adanya bencana ini saja sudah menambah beban masyarakat terhadap kehidupan sehari-hari mereka. Jangan sampai pemerintah makin menambah beban mereka kedepan karena hanya tidak bisa menyelesaikan masalah banjir ini dengan tuntas. Tindakan tegas pemerintah terhadap semua pihak yang juga menyebabkan bencana ini terjadi juga menjadi salah satu keinginan masyarakat untuk segera dipenuhi oleh pemerintah.

Dengan memberikan hukuman yang setimpal atas akibat yang telah mereka lakukan itu juga akan memberikan efek jera terhadap sang pelaku. Tidak hanya itu masyarakat juga membutuhkan bantuan dari pemerintah maupun uluran tangan dari rakyat Indonesia yang ingin membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka terutama tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang rumahnya hancur akibat diterjang banjir. 

Oleh karena itu, dalam setiap bencana maupun musibah yang terjadi hendaknya pemerintah dan semua pihak yang terlibat turut serta dalam membantu mereka yang terkena dampak bencana dan menyelesaikan masalah yang ada saat bencana terjadi. Setiap komponen harus diperhatikan dengan serius oleh pemerintah jangan sampai ada komponen yang rusak sehingga menimbulkan bencana yang serupa bahkan lebih parah dari sebelumnya.

Mari kita semua lebih sadar diri lagi untuk terus menjaga keberlangsungan ekosistem alam yang ada di sekitar kita. Sebab secara tak sadar alam juga membantu manusia dalam menyelesaikan masalah yang ada, misalnya pohon yang memiliki fungsi untuk menyerap air sebagai cadangan air pada akar dan batang dengan fungsi apabila hujan turun secara terus menerus tanpa henti maka air yang tergenang akan berkurang dengan adanya fungsi akar yang menyerap air sebanyak mungkin.

Untuk itu, jaga dan lestarikan alam kita karena alam juga membantu manusia bahkan alam tidak membutuhkan balasan apapun kepada manusia. Hanya saja yang diperlukan hanyalah kesadaran diri kita untuk melestarikan alam dan memanfaatkan alam sebaik-baiknya. Semoga kita semua bisa bersatu untuk melakukan yang terbaik.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak