Tips Persiapan Ramadan 2026: 4 Langkah Cerdas Siapkan Stok Makanan Anti Boncos

M. Reza Sulaiman | Akrima Amalia
Tips Persiapan Ramadan 2026: 4 Langkah Cerdas Siapkan Stok Makanan Anti Boncos
Ilustrasi bulan Ramadhan 2026 yang sudah dekat. (Unsplash/Rauf Alvi)

Memasuki bulan Februari tahun 2026, dan tanpa kita sadari, Ramadan 2026 tinggal menghitung hari. Di tengah hiruk-pikuk berita viral dan cuaca yang tidak menentu, ada satu misi besar yang harus segera diselesaikan di markas besar kita: Dapur.

Mengapa harus sekarang? Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa harga sembako biasanya "ikut puasa", alias naik drastis mendekati hari pertama. Berikut adalah panduan taktis agar rumah tangga tetap harmonis, perut kenyang, dan dompet tetap aman.

1. Audit Stok: Jangan Beli yang Sudah Ada

Ilustrasi audit stok bahan makanan yang terdapat di kulkas. (Unsplash/Ello)
Ilustrasi audit stok bahan makanan yang terdapat di kulkas. (Unsplash/Ello)

Langkah pertama bukan belanja, melainkan membongkar lemari es dan kabinet dapur.

Cek Kedaluwarsa: Pastikan bumbu instan, saus, atau makanan kalengan masih aman sampai akhir Maret.

Inventarisasi: Catat berapa liter minyak yang tersisa dan berapa kilogram beras yang masih ada di karung. Jangan sampai kita membeli "stok di atas stok".

2. Manajemen Anggaran: Belanja Sebelum "Musim Naik"

Ilustrasi manajemen anggaran dapur. (Unsplash/Lotus Design N Print)
Ilustrasi manajemen anggaran dapur. (Unsplash/Lotus Design N Print)

Minggu pertama Februari adalah waktu emas. Belanjalah barang-barang long-life (tahan lama) sekarang juga.

Barang Wajib Stok: Beras, minyak goreng, gula, dan teh atau sirup. Membeli barang-barang ini sekarang bisa menghemat 10–15% dibandingkan dengan belanja pada H–3 puasa.

Gunakan Skala Prioritas: Fokus pada kebutuhan pokok. Ingat, anti-boncos berarti menahan diri dari godaan diskon barang-barang yang tidak dibutuhkan untuk sahur dan berbuka.

3. Food Preparation: Investasi Waktu untuk Sahur yang Tenang

Ilustrasi food preparation. (Unsplash/Max Saeling)
Ilustrasi food preparation. (Unsplash/Max Saeling)

Masalah terbesar rumah tangga saat puasa adalah drama bangun kesiangan.

Frozen Food Alami: Mulailah mengolah ayam ungkep, rendang, atau stok sambal dalam jumlah banyak pada akhir pekan ini. Simpan di dalam freezer dalam porsi sekali masak.

Bumbu Dasar: Siapkan bumbu dasar putih (bawang), merah (cabai), dan kuning (kunyit) yang sudah dihaluskan dan ditumis. Ini akan memangkas waktu masak sahur dari 30 menit menjadi hanya 10 menit!

4. Komunikasi Suami Istri: Kunci Keharmonisan

Ilustrasi komunikasi suami istri. (Unsplash/Vitaly Gariev)
Ilustrasi komunikasi suami istri. (Unsplash/Vitaly Gariev)

"Master plan" ini tidak akan berjalan jika hanya satu orang yang repot.

Sepakati Menu: Buat daftar menu untuk tujuh hari pertama. Ini menghilangkan "pertanyaan keramat" "Mau buka pakai apa?" yang sering memicu emosi saat lapar.

Pembagian Tugas: Tentukan siapa yang bertugas belanja, siapa yang melakukan food prep, dan siapa yang mencuci piring setelah sahur. Kesepakatan di awal mencegah drama di kemudian hari.

Persiapan yang matang adalah bentuk kasih sayang di dalam rumah tangga. Dengan dapur yang terorganisasi, kita bisa menjalani Ramadan dengan lebih tenang, fokus pada ibadah, dan tentu saja tetap hemat.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak