Bandung After Rain merupakan novel romance karya Wulan Nur Amalia yang pertama kali terbit pada 2024 yang sederhana tapi menyentuh. Sederhana karena tanpa konflik yang besar. Menyentuh karena dalam setiap ceritanya mengingatkan tentang perjuangan dan pengorbanan. Novel romansa yang dikemas begitu menawan dari segi alur maupun setting. Tokoh-tokoh memiliki karakter yang unik dan kekinian sesuai dengan generasi milenial dan zelenial. Bandung After Rain bukan kisah cinta biasa, tetapi cinta dan pengorbanan persahabatan.
Sinopsis
Novel Bandung After Rain menceritakan tentang perjalanan hidup seorang mahasiswa yang bernama Hemacandra yang tinggal di Kota Bandung bersama bundanya. Hemacandra atau yang lebih disapa dengan Hema merupakan anak laki-laki yang memiliki sifat hangat dan tangguh. Ia seorang mahasiswa di salah satu kampus swasta di Bandung yang memiliki hobi bermusik. Ia memiliki cita-cita ingin membuat group band bersama teman-temannya.
Tokoh Hema menjadikan Bandung sebagai tempat pelarian kisah cintanya yang penuh dengan intrik karena sulit untuk saling memahami satu sama lain. Kedewasaan dalam menjalani sebuah hubungan diuji. Di saat hubungannya dengan kekasihnya putus di tengah jalan, ia berusaha untuk move on dengan mengembangkan hobinya bermusik. Ia mencoba menjadikan inspirasi dalam mencari makna dari setiap nada yang dimainkan.
Akan tetapi, kenangan bersama Ra tidak bisa lepas dari kehidupannya. Ra adalah sosok perempuan yang penuh dengan teka-teki. Perempuan yang memiliki pesona sederhana namun begitu memikat setiap laki-laki yang melihatnya. Ra sosok perempuan yang selalu membawa kehangatan di tengah dinginnya Kota Bandung.
Kisah dalam novel ini bermula pada kesalahan fatal Hema kepada kekasihnya, Ra. Mereka berdua menjalin hubungan kasih selama tujuh tahun lamanya. Memang bukan hubungan seumur jagung. Kesalahan-kesalahan yang selalu dilakukan oleh Hema membuat Ra enggan untuk memberi maaf bahkan kesempatan kedua untuknya.
Perjalanan Hema dan Rania merupakan kisah dua insan yang berpisah untuk berbenah menjadi sosok yang lebih dewasa dan lebih baik dalam mengelola sebuah hubungan. Dalam novel Bandung After Rain, para pembaca diajak merenung tentang cinta, pencarian jati diri, dan kedewasaan dalam sebuah hubungan. Novel ini mengajarkan bahwa cinta tidak selalu sempurna, tetapi ia mampu memberi warna dan makna di tengah badai kehidupan.
Hujan yang sering turun di Bandung menjadi simbol harapan, pembaruan, dan kesempatan kedua. Selain itu, dalam novel ini disajikan sebuah narasi yang menarik dan lucu yang dikemas oleh dua sahabat Hema. Sahabat yang selalu ada dalam setiap kondisi. Hal itulah yang membuat Hema menjadi sosok yang peduli pada teman-temannya.
Kelebihan Buku
Secara keseluruhan novel Bandung After Rain merupakan salah satu novel romance yang layak dibaca dan menarik dibaca oleh generasi Milenial dan Zelenial (Gen Z). Novel ini memberikan banyak pelajaran dan pengalaman dari tokoh yang bisa diambil dari setiap kisahnya. Bahwa cinta tidak ada yang sempurna, tetapi mampu memberi waktu dan makna di tengah badai kehidupan. Hujan yang turun di Bandung merupakan bagian dari sebuah simbol tentang harapan, pembaruan, dan kesepatan kedua.
Kekurangan Buku
Bagi pembaca yang meyukai konflik tajam atau plot yang penuh kejutan, novel ini mungkin terasa datar karena fokusnya lebih pada perasaan daripada peristiwa. Alur yang tenang bisa membuat sebagian pembaca merasa kurang greget, terutama di bagian tengah cerita. Selain itu beberapa tokoh selain tokoh utama belum tergarap secara mendalam sehingga terasa lebih sebagai pelengkap cerita.
Identitas Buku
- Judul: Bandung After Rain
- Penulis: Wulan Nur Amalia
- Penerbit: Black Swan books
- Tahun Terbit: 2024
- Kategori: Novel/Sastra Indonesia
- Bahasa: Indonesia
- ISBN: 9786231031433
- Jumlah Halaman: x+282 halaman
- Dimensi Buku: 13 x 19