facebook

Jangan Jadi Cewek Cupu!: Menggali Bakat dan Prestasi di Usia Remaja

Sam Edy Yuswanto
Jangan Jadi Cewek Cupu!: Menggali Bakat dan Prestasi di Usia Remaja
Buku "Jangan Jadi Cewek Cupu!" (Dokumentasi pribadi/Sam Edy)

Masa remaja merupakan masa yang tepat untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi. Masa di mana seorang remaja berusaha mengenali bakat atau potensi yang ada dalam dirinya, lalu berusaha untuk mengembangkannya. 

Bakat bila digali dan kembangkan, akan dapat menjadi sebuah kekuatan. Kekuatan untuk menunjukkan dirimu yang sesungguhnya. Kalau kamu menyadari bahwa di bidang ilmiah menjadi daya tarik yang luar biasa dan kamu merasa antusias dan semangat dalam melakukan setiap kegiatan yang berhubungan dengan bidang itu, that’s your call!!

Mungkin, di sanalah bakat dan jalan hidupmu. Kalau dengan menulis kamu merasa sangat terbantu untuk mencurahkan segala pikiran dan ide-idemu, jangan salah kalau kamu bisa menjadi seorang penulis yang hebat (halaman 14).

Dalam buku ini, Iwok Abqary menguraikan: mungkin, kamu harus menyadari bahwa bakat yang dianugerahkan Tuhan untukmu bisa memberi jalan bagi kesuksesanmu.

Tugasmu hanyalah mencari dan menemukan bakat sesungguhnya yang ada di dalam dirimu dan menjadikannya sebagai suatu kekuatan hebat. Kalau perlu, bakatmu itu bisa menjadi ajang pembuktian kepada dunia untuk menunjukkan siapa dirimu sebenarnya.

Remaja, terlebih cewek, harus berusaha menjaga pergaulannya. Akhlak yang baik seyogyanya harus selalu dijaga, apalagi ketika bersama teman-teman cowoknya.

Jangan sampai melakukan hal-hal yang di luar batas, misalnya, berpelukan, berciuman, dan seterusnya. Intinya, jangan sampai melakukan sesuatu yang hanya dibolehkan ketika mereka sudah menjadi pasangan suami istri.

Remaja juga harus mulai menjaga penampilannya. Berbusanalah yang sopan dan tak menggoda lawan jenis. Jangan sampai mengenakan busana yang bisa membuatnya mudah dilecehkan oleh kaum lelaki.

Busana yang sopan memang penting. Namun, yang tak kalah penting lagi adalah akhlaknya. Keramahan, senyuman, tutur kata yang baik dan tak menyakitkan saat bertemu orang lain misalnya, adalah hal yang tak boleh diabaikan.

Penampilan memang penting. Tapi, itu tak perlu menjadikanmu budak cermin. Nggak semua orang melihat dari sisi luarnya saja. Justru inner beauty-lah yang lebih menonjolkan kecantikan seseorang. Itu juga kata ahli kepribadian, sih. Cantik secara fisik, tapi tidak dibareng dengan behaviour yang baik atau brain yang oke, juga nggak jadi asyik, tuh (halaman 35).

Buku Jangan Jadi Cewek Cupu! karya Iwok Abqary ini layak dibaca dan dapat menjadi salah satu buku bacaan pengembangan diri bagi kaum remaja putri. Silakan, ambil hal-hal yang dirasa cocok dalam buku ini, dan abaikan yang tidak cocok. Selamat membaca.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak