Belakangan ini, federasi sepak bola Indonesia, PSSI tengah mengejar kemungkinan untuk mendapatkan jasa pemain berdarah Belanda, Maarten Paes.
Meskipun sempat tersiar kabar bahwa proses naturalisasi pemain yang kini membela FC Dallas tersebut bermasalah karena regulasi FIFA, namun PSSI tetap bersikeras untuk menaturalisasi sang pemain karena melihat masih ada celah yang bisa ditempuh.
Upaya keras yang dilakukan oleh induk sepak bola Indonesia dalam upayanya menaturalisasi seorang Maarten Paes memang sebuah hal yang wajar. Mengingat, penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut bukanlah sosok yang berkualitas rata-rata.
Selalu menjadi andalan FC Dallas dalam beberapa musim terakhir, membuktikan kualitas Maarten Paes berada di level tersendiri.
Sebab yang kita tahu, di gelaran Major Leagus Soccer saat ini juga dijubeli dengan bintang-bintang sepak bola berkelas seperti Lionel Messi dan nama-nama alumni liga sepak bola level wahid di benua Eropa.
Terlebih, penampilan Maarten Paes di bersama Dallas FC di pentas MLS belakangan ini juga semakin mengkilat. Jika kita melihat data yang ada di laman transfermarkt pada Senin (26/2/2024), terakhir kali FC Dallas merasakan kekalahan saat diperkuat oleh Maarten Paes adalah pada 31 Agustus 2023 lalu saat berhadapan dengan St. Louis City.
Namun perlu diingat, dalam kekalahan 1-2 Dallas atas Louis City tersebut, Maarten Paes hanya tampil selama 12 menit dan harus keluar karena mendapatkan kartu merah dari sang pengadil pertandingan. Selebihnya, pasca kembali diperkuat oleh Paes, Dallas FC tak pernah sekalipun merasakan kekalahan.
Total, 9 pertandingan liga yang dijalani Dallas dengan Maarten Paes dalam skuat, mereka tak sekalipun menelan kekalahan, termasuk saat menghempaskan tim kuat San Jose 2-1 pada pekan perdana MLS (25/2/2024) kemarin.
Semakin mengkilapnya performa Maarten Paes tentu menjadi sebuah angin segar bagi posisi penjaga gawang Timnas Indonesia saat ini.
Meskipun sudah bercokol nama-nama tenar sekelas Ernando Ari dan Nadeo Argawinata, namun untuk level internasional, posisi penjaga gawang dinilai masih memerlukan tambahan amunisi.
Dan dengan semakin mengkilatnya penampilan dari Maarten Paes ini, sudah waktunya bagi PSSI untuk melepaskan perburuan seorang Emil Audero Mulyadi yang masih saja menunjukkan sikap ogah-ogahan untuk membela Pasukan Merah Putih.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Profil Boris van Schuppen, Gelandang NAC Breda yang Dilaporkan Punya Darah Indonesia
-
Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa Beri Tanggapan Perihal Refer System
-
Demi Timnas Indonesia U-23, LIB Minta PSSI Hapus Satu Aturan Liga 1
-
LIB Minta PSSI Amandemen Salah 1 Pasal sebagai Solusi Piala Asia U-23 2024
-
Kursus Refer System PSSI Mendapat ResponS Positif dari Para Peserta
Hobi
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Tuntas Sudah 26 Tahun Menanti! Jonatan Christie Resmi Kuasai Peringkat 1 Dunia BWF
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
Terkini
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
Auto Pede Pakai Tank Top! 5 Underarm Cream yang Merawat dan Mencerahkan
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You