Pasukan Muda Negeri Kangguru, Australia U-20 mengakhiri kampanye perburuan gelar mereka di Piala Asia dengan sangat manis.
The Young Socceroos yang bertarung di final melawan Arab Saudi memperebutkan titel juara U-20, berhasil menumbangkan sang lawan setelah melalui pertarungan sengit.
Dalam laporan laman match report AFC, Australia sukses menaklukkan The Young Green Falcon melalui adu tendangan penalti dengan skor 5-4, setelah di waktu normal dan babak perpanjangan waktu keduanya hanya mampu bermain imbang 1-1.
Namun demikian, meskipun telah menjadi juara di Piala Asia U-20, Australia ternyata masih memerlukan dua gelar lagi untuk bisa menjadi juara Asia sejati. Pasalnya, pihak AFC sendiri memiliki empat level kejuaraan resmi dalam naungan mereka.
Selain Piala Asia U-20, AFC juga menyelenggarakan Piala Asia U-17, Piala Asia U-23 dan tentunya Piala Asia senior.
Meskipun belum familiar, namun sebuah negara akan disebut sebagai juara Asia sejati jika mereka sudah mampu melengkapi empat level kejuaraan yang diinisiasi oleh konfederasi sepak bola Asia tersebut.
Keberhasilan Australia U-20 menyegel gelar juara Asia di edisi 2025 ini sendiri melengkapi satu titel yang telah diraih oleh Timnas Australia senior di ajang Piala Asia.
Berdasarkan data yang ada di laman history AFC, Timnas Australia pernah menjadi kampiun Asia di level senior, saat mereka menjadi tuan rumah pada edisi 2015.
Kala itu, The Socceroos sukses merebut gelar perdananya di ajang ini setelah berhasil menaklukkan Korea Selatan dengan skor tipis 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.
Dan kini, sepuluh tahun kemudian, adik-adik mereka di level U-20, sukses memberikan gelar kedua bagi negaranya, setelah tampil apik di sepanjang jalannya turnamen.
Dengan demikian, maka Australia kini tinggal memburu dua titel juara lagi, yakni di level Piala Asia U-17 dan U-23.
Sejauh ini, capaian terbaik Australia di level U-23 adalah ketika mereka berhasil menjadi tim terbaik ketiga pada tahun 2022 lalu.
Sementara di level U-17, capaian terbaik The Young Socceroos adalah sebagai semifinalis, yang mana hal tersebut mereka dapatkan pada edisi 2010, 2014 dan 2018.
Kira-kira, Australia bisa menambah gelar juara Asia mereka dalam waktu dekat ini atau tidak ya? Secara pada gelaran Piala Asia U-17 di Arab Saudi bulan April nanti, mereka juga bakal menjadi konstestan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Piala Asia U-19 dan Cara Elegan Australia Tebus Rasa Malu di Level Regional
-
Australia Genggam Juara AFC U-20, Persepakbolaan Asia Tenggara Jangan Terlalu Bangga!
-
Australia Juara AFC U-20, Warning bagi Indonesia Sebelum Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia
-
Australia Juara Piala Asia U-20, Indonesia Harusnya Tertampar dengan Kenyataan Ini
-
Australia Tak Cuma Raih Juara, tapi Juga Borong Penghargaan di AFC U-20
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun