Ilustrasi (shutterstock)
Aku terus terjaga pada malam panjang tanpamu
Menatap langit bermandikan cahaya rembulan
Bersenandung di antara hutan-hutan tak berlampu
Aksaraku menjelma menjadi nyanyian rindu tiada tepi
Mendamba hadirnya sang pujaan hati
Datang tuk pulihkan hati yang kelam
Semilir angin malam kian merasuk kalbuku
Dengannya kutitip senandung kerinduan pada jiwa yang kurindu
Terus bertahan dalam penantian tiada jemu yakinkan hati kaukan tepati janji
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Ibu Rumah Tangga: Karyawan Tanpa Gaji, Tanpa Cuti, Tanpa Bonus