Ilustrasi waktu (pixabay).
Aku berada dalam fase dimana aku sedang merindu namun entah pada siapa
Kukidungkan kerinduan di setiap malamku
Berkata pada hati tuk bersabar sedikit lagi
Berserah pada Sang Pemilik Hati
Aku merindukan sosok yang belum pernah kutemui
Merindukan dia yang senantiasa dalam angan
Menggenggamnya erat dalam doaku
Meyakini bahwa diapun merasakan yang sama
Kelak pada waktu yang tepat separuhku akan datang menjemput
Merayu Sang Pencipta untuk pertemuan atas ridho-Nya
Biarkan malaikat menjadi saksi doa-doa yang melangitkan
Mengaminkan doa dua insan yang merindu
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo