Puncak Sekawan menjadi salah satu tempat wisata alam yang hits di Blitar. Letaknya di Desa Semen, Kec. Gandusari, Kab. Blitar. Suasananya sangat sejuk, cocok untuk healing bersama dengan teman atau keluarga.
Pemandangan Puncak Sekawan
Puncak Sekawan terletak di puncak bukit dengan ketinggian 711 mdpl. Hal ini membuat udara di sini sangat dingin terutama di pagi dan malam hari.
Sebelum masuk ke area Puncak Sekawan, pengunjung diharuskan untuk berjalan kaki menaiki tangga yang cukup jauh. Namun bagi yang tidak ingin capek bisa juga menggunakan jasa ojek yang disediakan.
Saat tiba di Puncak Sekawan langsung disuguhkan dengan pemandangan indah Gunung Kelud dan Gunung Kawi. Pemandangan ini akan lebih asik dinikmati saat cuaca sedang cerah. Terkadang juga bisa terlihat Puncak Buthak di sisi Timur. Namun puncak ini biasanya tidak kelihatan karena tertutup kabut.
Bagi Anda yang suka berburu sunrise atau sunset, maka wisata ini menjadi pilihan yang tepat. Namun jika datang ke sini pada musim hujan, biasanya sunset tidak kelihatan karena tertutup kabut.
Fasilitas
Fasilitas yang disediakan di Puncak Sekawan Blitar cukup banyak, mulai dari Caffe, Camping Ground, Glamping, Taman dengan view indah, Mushola, dan Toilet. Selain itu, enaknya di tempat ini juga disediakan wifi, jadi tidak perlu khawatir tidak ada sinyal.
Menu yang disediakan di Caffe Puncak Sekawan cukup banyak mulai dari makanan, snack, minuman, serta coffee. Untuk harga minuman berkisar Rp 5000 - Rp 18.000. Sedangkan untuk makanan berkisar Rp 10.000 - Rp 20.000.
Tempat ini juga cocok bagi orang yang suka camping, karena disediakan lokasi camping serta sewa alat - alat camping yang lengkap mulai dari tenda, matras, kompor portable, grill pan, lampu, meja, kursi lipat, dan perlengkapan lainnya.
Biaya sewa tenda di sini tergolong murah, sekitar Rp 25.000 - Rp 50.000. Sedangkan untuk peralatan camping sekitar Rp 5000 - Rp 70.000. Jika ingin lebih hemat bisa bawa peralatan camping sendiri dari rumah.
Selain camping, di sini juga menyediakan area Glamping. Hal ini tentu mempermudah wisatawan yang ingin staycation tapi tidak mau ribet.
Biaya Glamping Puncak Sekawan adalah Rp 350.000 di hari biasa dan Rp 500.000 di akhir pekan. Harganya memang sedikit mahal, namun fasilitas yang diberikan cukup lengkap mulai dari kamar dengan pemandangan Gunung Kelud, 1 bed king size, sarapan, listrik, kamar mandi dengan pemanas, perlengkapan mandi, serta free wifi.
Jam Buka
Caffe Puncak Sekawan buka siang hingga malam. Jam buka Caffe Puncak Sekawan Blitar adalah Selasa - Jum'at jam 11.00 - 19.00 dan Sabtu - Minggu jam 09.00 - 19.00. Untuk hari Senin libur.
Harga Tiket Masuk
Sebelum masuk ke Puncak Sekawan, Anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000/orang. Sedangkan tiket masuk untuk camping dikenakan biaya sebesar Rp 20.000/orang.
Biaya ini memang sedikit mahal ya, karena ingin masuk cafe saja harus bayar tiket masuk, apalagi nanti makanan dan minumannya bayar lagi. Namun mengingat Puncak Sekawan ini sebenarnya tempat wisata, jadi wajar kalau dikenakan tiket masuk. Apalagi Anda bisa menikmati pemandangan yang indah di sana.
Selain tiket masuk, dikenakan juga biaya parkir. Biaya parkir regular sebesar Rp 5000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika camping, harga parkir dikenakan Rp 8.000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.
Kondisi Jalan
Kondisi jalan menuju puncak sekawan sekarang sudah mulus hingga sampai atas. Jalannya berupa cor semen dan tidak terlalu luas namun masih cukup untuk dilewati mobil.
Secara kesuluruhan, wisata Puncak Sekawan Blitar sangat direkomendasikan untuk liburan bareng keluarga atau teman. Ditambah pemandangannya yang indah dan akses jalan yang mudah.
Baca Juga
-
Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi
-
Keindahan Haji dalam Buku Bergambar Zamzam for Everyone
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
Artikel Terkait
-
Santerra de Laponte, Taman Bunga dengan Nuansa Spanyol di Malang
-
Benteng Pendem Van Den Bosch Wisata Sejarah dan Spot Foto Instagramable
-
Prawirotaman, Menyambangi Jalan di Yogyakarta yang Dijuluki "Mini Balinya Jogja"
-
Pesona Air Terjun Enam Tingkat dengan Pemandangan Megahnya Gunung Merapi
-
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata di Surabaya untuk Liburan Tahun Baru 2024
Ulasan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
Terkini
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer