Tak Pernah ke Bioskop Lagi, Denzel Washington Ngaku Sudah Lelah Nonton Film

Ayu Nabila | Raysazahra A.M
Tak Pernah ke Bioskop Lagi, Denzel Washington Ngaku Sudah Lelah Nonton Film
Potret Denzel Washington (IMDb)

Dengan pengalaman hampir 45 tahun di industri film, Denzel Washington sudah melihat berbagai sisi Hollywood lewat karya, rekam jejak, dan nama-nama besar yang pernah bekerja bersamanya.

Namun, bintang The Equalizer itu mengaku tak lagi merasa tertarik untuk pergi ke bioskop, bahkan menyebut dirinya sudah “lelah” menonton film.

Dalam wawancara bersama GQ (via Variety) untuk mempromosikan film terbarunya bersama Spike Lee berjudul Highest 2 Lowest, ia secara blak-blakan mengatakan bahwa ia sudah lama tidak ke bioskop karena tidak punya selera lagi menonton film seperti dulu.

Saya tidak menonton film, sungguh. Saya jujur saja! Saya tidak menonton film, saya tidak pergi ke bioskop. Saya sudah lelah dengan film,” ungkap Denzel Washington, dikutip pada Sabtu (30/8/2025).

Aktor legendaris ini juga mengaku tak peduli soal Piala Oscar karena ia tidak pernah menjadikan penghargaan besar sebagai pertimbangan utama dalam memilih peran.

Saya tidak melakukannya demi Oscar. Saya tidak peduli dengan hal semacam itu. Saya sudah lama berkecimpung di dunia ini, ada masanya saya menang padahal seharusnya tidak, dan ada pula saat saya kalah padahal seharusnya menang. Penghargaan diberikan manusia, tapi ganjaran sejati datang dari Tuhan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Saya memang tidak terlalu tertarik pada Oscar. Orang sering bertanya, ‘Di mana saya menyimpannya?’ Ya, di sebelah yang lain. Bukan untuk menyombongkan diri! Saya hanya mengatakan apa adanya. Pada hari terakhir saya nanti, piala Oscar tidak akan ada gunanya sedikit pun.”

Denzel Washington kini bersiap memasuki babak penutup dari karier gemilangnya. Tahun lalu, ia sempat mengungkap berapa banyak proyek yang masih ingin ia jalani sebelum pensiun.

Mulai dari debutnya di Marvel Cinematic Universe lewat Black Panther 3, dua sekuel The Equalizer, serta film Netflix yang mengisahkan jenderal Kartago, Hannibal.

Sementara Spike Lee yang sudah lima kali bekerja sama dengan Denzel Washington sejak Mo’ Better Blues (1990) mengakui bahwa Highest 2 Lowest kemungkinan besar akan menjadi proyek terakhir mereka.

"Saya dan Denzel bahkan tidak sadar kalau film kami sebelumnya, Inside Man, sudah 18 tahun lalu. Kami terkejut karena rasanya seperti baru kemarin. Tapi kami sama sekali tidak kehilangan ritme. Saya rasa ini yang terakhir—lima film. Ia memang sering membicarakan pensiun, meski baru saja menandatangani proyek lain. Lima film bersama, itu sudah cukup kuat berdiri sendiri." kata Spike Lee.

Dalam Highest 2 Lowest, Denzel Washington memerankan David King, seorang mogul musik New York yang tampak memiliki segalanya.

Selama karier panjangnya, ia berhasil menaungi deretan musisi besar, dihormati para kolega, dan dikelilingi cinta dari keluarga kecilnya yang terdiri dari sang istri Pam (Ilfenesh Hadera) dan putra mereka, Trey (Aubrey Joseph).

Ia juga memiliki sopir setia bernama Paul (Jeffrey Wright), yang putranya, Kyle (Elijah Wright), sudah seperti saudara sendiri bagi Trey.

Tepat di hari ia memutar keuangan demi membeli labelnya Stackin’ Hits Records agar terhindar dari akuisisi korporasi, sebuah telepon misterius datang.

Trey diculik dan sang penculik menuntut tebusan sebesar 17,5 juta dolar. David berniat membayar, tapi kemudian terungkap yang penculik sandera adalah Kyle, bukan Trey.

Situasi pelik itu membuat dilema David semakin dalam, hingga ia terpaksa kembali ke jalanan di lingkungan lamanya untuk memperbaiki keadaan.

Highest 2 Lowest merupakan reinterpretasi dari karya klasik karya Akira Kurosawa tahun 1963 berjudul High and Low. Film ini juga dibintangi Jeffrey Wright, Ilfenesh Hadera, hingga Rakim ‘A$AP Rocky’ Mayers.

Highest 2 Lowest berhasil menuai pujian kritikus dan tercatat sebagai kolaborasi dengan rating tertinggi antara Denzel Washington dan Spike Lee (90% di Rotten Tomatoes), sedikit di atas Malcolm X (89%).

Film Highest 2 Lowest pertama kali tayang di Festival Film Cannes pada 19 Mei 2025, sebelum dirilis terbatas di bioskop Amerika Serikat pada 15 Agustus 2025. Setelahnya akan hadir secara global di Apple TV+ mulai 5 September 2025.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?