Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Jika Keluar Bercak Darah saat Hamil

Munirah | Anggoro Kasih
Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Jika Keluar Bercak Darah saat Hamil
Ilustrasi wanita panik. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Saat hamil muda, apalagi untuk kehamilan pertama tentu banyak hal-hal tak terduga yang bisa terjadi dan membuat ibu hamil mudah panik

Kondisi yang paling banyak membuat panik para ibu hamil biasanya adalah keluarnya bercak darah dari vagina. Hal ini memang tidak berbahaya apabila bercak yang keluar masih termasuk dalam pendarahan ringan, dan tidak disertai rasa sakit berlebih selama kurun waktu yang cukup lama.

Nah, akan tetapi tetap saja ada penanganan awal saat ibu hamil mengalaminya. Jangan panik dan bumil disarankan melakukan 3 hal di bawah ini:

1. Istirahat total

Berbaring di tempat tidur sangat disarankan jika ibu hamil mengalami pendarahan ringan. Jangan banyak berdiri apalagi melakukan berbagai kegiatan. Beristirahat total akan membantu plasenta melindungi janin yang ada di dalam rahim bumil.

2. Gunakan pembalut

Memakai pembalut saat pendarahan ringan di kala hamil muda bertujuan agar ibu hamil bisa menakar sebanyak apa bercak darah yang keluar. Jika pendarahan sudah dianggap berlebihan dalam waktu yang cukup lama, ibu hamil bisa mengambil tindakan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Jangan dulu berhubungan intim

Selama terjadi pendarahan ringan ketika hamil, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan intim. Bumil bisa melakukannya lagi jika pendarahan sudah berlalu dengan seizin dokter.

Itulah 3 hal yang bisa dilakukan pertama kali saat ibu hamil mengalami pendarahan ringan. Jangan dulu panik ya, Bund. Panik hanya akan memperparah kondisi mental ibu hamil dan tentunya akan mempengaruhi perkembangan calon buah hati.

Semangat, bumil!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak