Syed Modi International 2025 yang berlangsung di Babu Banarasi Das Indoor Stadium in Lucknow, India bersiap menggelar laga semifinal pada Sabtu (29/11/2025). Wakil Indonesia yang masih bertahan di turnamen Super 300 ini tersisa dua pasangan ganda campuran.
Ada Marwan Faza/Aisyah Pranata dan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana yang akan kembali berjuang demi mendapatkan tiket ke partai puncak. Bahkan kedua pasangan ganda muda ini juga berpeluang menciptakan all Indonesian final.
Peluang All Indonesian Final di Syed Modi International 2025
Namun, langkah menuju final dipastikan tidak akan mudah untuk Faza/Aisyah karena ujian konsistensi dihadapkan dengan unggulan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.
Di atas kertas, sebenarnya Faza/Aisyah lebih unggul karena menempati seed keempat dalam turnamen kali ini dan Pakkapon/Sapsiree ada di seed kedelapan. Bahkan secara peringkat, Faza/Aisyah juga masih lebih baik.
Saat ini, Faza/Aisyah menempati urutan ke-37 dunia, sedangkan Pakkapon/Sapsiree berada di peringkat 52 dunia. Namun, kemampuan Pakkapon/Sapsiree juga tidak bisa dianggap remeh, terlebih Sapsiree sudah memiliki pengalaman dan catatan prestasi dengan pasangan sebelumnya.
Hanya saja, potensi Faza/Aisyah juga cukup menjanjikan dan masih dalam tren positif. Di 2025, Faza/Aisyah tercatat sudah sabet dua gelar Super 100, yaitu di Vietnam Open dan Indonesia Masters II.
Bahkan Faza/Aisyah juga berhasil tembus final Al Ain Masters tahun ini meski harus puas jadi runner up setelah kalah dari rekannya sendiri, Dejan/Bernadine. Hasil yang cukup gemilang meski masih di level turnamen grade 3 dan pastinya jadi modal kepercayaan diri.
Bukan hanya Faza/Aisyah, Dejan/Bernadine juga melaju ke semifinal Syed Modi International 2025 demi kembali melangkah menuju babak final. Di laga semifinal nanti, Dejan/Bernadine akan menantang wakil tuan rumah, Hariharan Amsakarunan/Treesa Jolly.
Secara urutan peringkat, Dejan/Bernadine unggul meski masih belum tembus top 100. Tapi, perjalanan partnership mereka terbilang cukup progresif dengan sabet gelar di Al Ain Masters 2025 dan runner up Malaysia Super 100.
Andai Dejan/Bernadine dan Faza/Aisyah sama-sama kompak raih kemenangan, peluang all Indonesian mixed double’s final akan kembali tercipta. Tentu hasil ini menjadi harapan badminton lovers yang mendukung dua ganda muda Pelatnas tersebut.
Perjalanan Faza/Aisyah dan Dejan/Bernadine di Syed Modi International 2025
Di Syed Modi International 2025, perjalanan Faza/Aisyah dan Dejan/Bernadine terbilang cukup mulus dengan hasil dua kali menang straight game dan satu kali rubber game.
Faza/Aisyah mengawali kemenangan di turnamen Syed Modi Internasional dengan memulangkan Low Han Chen/Chan Wen Tse dari Malaysia. Lanjut di babak kedua, Faza/Aisyah kandaskan asa tuan rumah, Dhruv Rawat/Kukkapalli Maneesha, lewat laga rubber.
Di perempat final, Faza/Aisyah kembali berjodoh dengan wakil tuan rumah, Nithin H. V./Srinindhi Narayan, dan menang dua gim langsung dengan skor telak 21-11, 21-12.
Langkah Dejan/Bernadine selama berlaga di turnamen Super 300 ini juga terbilang tanpa halangan berarti. Babak pertama, Dejan/Bernadine mengalahkan Dhiren Ayyappan/Taabia Khan dari UAE dan bekuk tuan rumah, Mithileish P. Krishnan/Varna Prabhuanand, di babak kedua.
Dua laga ini dirampungkan Dejan/Bernadine dalam dua gim saja. Namun, Dejan/Bernadine harus berusaha ekstra pada laga perempat final usai dipaksa main rubber set oleh unggulan ketiga asal Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien dengan skor akhir 21-15, 12-21, 21-10.
Faza/Aisyah dan Dejan/Bernadine sama-sama merampungkan setiap laga dengan baik hingga berhasil jadi ‘sobat weekend’ badminton lovers tanah air. Harapannya, satu langkah menuju final juga bisa terselesaikan sesuai harapan demi peluang all Indonesian final.
Sumber:
Badminton4U