Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!

Bimo Aria Fundrika | zahir zahir
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
Shayne Pattynama Saat Gabung Persija. (instagram.com/@s.pattynama)

Polemik eksodus para pemain diaspora atau keturunan Indonesia di luar negeri yang kini melanjutkan karir di liga Indonesia mulai memasuki babak baru. Melansir dari akun instagram @arsiptimnas, salah sati pemain yang perpindahan karirnya ke liga Indonesia menuai polemik dan pro-kontra adalah Shayne Pattynama.

Bek kiri berusia 27 tahun tersebut memang mengambil langkah yang cukup mengejutkan usai menerima pinangan klub Persija Jakarta dan tidak memperpanjang karirnya bersama klub asal Thailand, Buriram United. Bahkan, kepindahannya ke liga Indonesia seakan-akan bertepatan dengan eksodus para pemain keturunan ke kasta Super League.

Sebelumnya, beberapa nama seperti Jens Raven, Jordi Amat, Dion Markx, Rafael Struick, Thom Haye dan Eliano Reijnders memutuskan bergabung ke liga Indonesia. Kondisi inilah yang kemudian disorot oleh para suporter dan menilai para pemain keturunan tersebut terlalu cepat berkarir di liga Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Shayne Pattynama berdalih jika kepindahan para pemain keturunan tersebut ke liga Indonesia adalah untuk meningkatkan kualitas liga lokal. Melansir dari laman berita suara.com (01/02/2026), Shayne Pattynama juga berdalih jika kualitas liga Indonesia tidaklah seburuk yang dikira oleh orang-orang.

“Saya datang ke sini bukan untuk menurunkan standar, tapi justru untuk menaikkan level. Tentu saja orang-orang selalu mengkritik dan saya mengerti bahwa mereka ingin yang terbaik untuk para pemain. Tapi, Anda juga perlu mengerti bahwa kita harus berkembang sebagai negara dan ini adalah bagian darinya. Jadi, kita sedang memiliki liga yang lebih baik. Kita mendapatkan Timnas yang lebih baik. Dan saya merasa ketika orang-orang mengatakan, ‘Oh, jangan pergi ke Indonesia. Jangan pergi ke liga kita, liga kita buruk’. Saya merasa mereka meremehkan Indonesia, itu tidak baik, karena kita sedang berkembang,” ujar Shayne Pattynama.

Fenomena ini memang menjadi sebuah pro-kontra tersendiri di masyarakat. Beberapa pihak menilai jika langkah para pemain keturunan ini berkarir di Indonesia terlalu cepat dan justru bisa menurunkan performa tim nasional. Namun, beberapa pihak juga mendukung langkah para pemain ini dengan berdasarkan peningkatan kualitas liga Indonesia.

Shayne Pattynama Sebut Liga Indonesia Tengah Berubah ke Arah yang Lebih Baik

Lebih lanjut lagi, Shayne Pattynama juga menyebut jika kepindahan para pemain keturunan tersebut ke liga Indonesia juga bisa sekaligus meningkatkan kualitas liga Indonesia. Menurutnya, langkah yang sudah dilakukan oleh PSSI dan operator liga Indonesia yang berusaha meningkatkan kualitas liga sudah berjalan dengan cukup baik.

“Banyak waktu yang sudah dihabiskan oleh federasi untuk itu, baik dari presiden (Erick Thohir), pihak liga, semuanya berusaha untuk membawa liga kita ke level berikutnya. Jika Anda menginginkan Timnas Indonesia berkembang, kita juga harus berkembang sebagai Liga. Jadi, menurut saya, ada yang ingin saya bawa ke kompetisi ini, Anda tahu, semacam kualitas, pengalaman. Seperti pemain lain, Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok di sini, dan banyak pemain lainnya,” imbuh Shayne Pattynama.

Namun, tak bisa dipungkiri kepindahan para pemain keturunan tersebut ke liga Indonesia memang pasti akan menimbulkan polemik dan pro kontra di masyarakat, khususnya para fans timnas Indonesia. Hal ini dikarenakan dinaturalisasinya para pemain keturunan tersebut memang untuk meningkatkan kualitas skuad garuda di kancah internasional.

Akan tetapi, kini banyak pemain keturunan yang justru berpindah ke liga Indonesia dengan berbagai faktor.

Hal inilah yang kemudian dikhawatirkan banyak pihak akan turun menurunkan kualitas dan performa timnas Indonesia nantinya dikarenakan para pemain kemungkinan besar bisa terbawa arus kompetisi liga Indonesia yang belum begitu memadai.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak