Jamu China, Timnas Indonesia U-17 Diperkuat 28 Pemain Lokal hingga Diaspora

Hayuning Ratri Hapsari | Rana Fayola R.
Jamu China, Timnas Indonesia U-17 Diperkuat 28 Pemain Lokal hingga Diaspora
Starting line up Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi Honduras di laga pamungkas Grup H Piala Dunia U-17. (kitagaruda.id)

Persiapan matang terus dilakukan oleh Timnas Indonesia U-17 menjelang agenda internasional yang padat. PSSI secara resmi telah merilis daftar pemain yang berjumlah 28 nama untuk melakoni laga uji coba bergengsi melawan China yang dijadwalkan berlangsung pada medio Februari 2026.

Skuad yang dipanggil kali ini merupakan kombinasi menarik antara talenta lokal yang berkompetisi di Liga Indonesia, pemain akademi, hingga penggawa diaspora yang merumput di luar negeri. Langkah tersebut diambil untuk memastikan Garuda Muda memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.

Sesuai jadwal, pertandingan pertama akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan waktu sepak mula pukul 21.00 WIB. Sementara itu, pertemuan kedua bakal berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 18.30 WIB. Kedua laga ini akan dihelat di Indomilk Arena, Tangerang.

Meski saat ini telah didaulat sebagai pelatih Timnas U-20, Nova Arianto masih dipercaya untuk menakhodai skuad kelahiran 2009 ini. Kepemimpinan Nova diharapkan mampu menjaga kesinambungan taktik yang selama ini telah dibangun.

Di dalam daftar 28 pemain tersebut, terdapat wajah-wajah lama yang sudah memiliki pengalaman internasional. Salah satunya adalah penyerang tajam asal Persik Kediri, M. Mierza Firjatullah, yang sebelumnya merupakan bagian dari skuad Piala Dunia U-17 2025.

Selain Mierza, sorotan juga tertuju pada hadirnya pemain diaspora seperti Nicholas Indra yang saat ini membela klub asal Norwegia, Rosenborg BK. Kehadiran pemain dari kompetisi Eropa diharapkan memberikan warna baru dalam permainan tim.

Dua pertandingan melawan China ini dipandang sebagai 'laboratorium' bagi staf pelatih. Melalui laga ini, aspek teknik, fisik, pemahaman taktik, hingga mentalitas bertarung para pemain akan diuji di level yang lebih tinggi.

Fokus Seleksi Akhir Menuju Piala Asia U-17 2026

Pertemuan dengan China bukan sekadar laga persahabatan biasa, melainkan persiapan krusial menuju Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi. Sebagai informasi, Indonesia berhasil lolos otomatis setelah mencatatkan prestasi sebagai perempat finalis pada edisi 2025.

Pelatih Nova Arianto menekankan bahwa rangkaian uji coba ini merupakan bagian dari proses penyaringan pemain. Ia ingin memastikan bahwa hanya pemain dengan kualitas terbaik yang akan dibawa ke putaran final nanti.

Nova menyebut laga ini merupakan proses seleksi akhir untuk membentuk skuad yang kompetitif. "Dua pertandingan uji coba timnas U17 melawan China akan menjadi salah satu laboratorium pelatih untuk menguji kesiapan para pemain," tulis keterangan resmi dari pihak PSSI melalui laman resminya.

PSSI juga berharap momentum dari kesuksesan di Piala Dunia U-17 tahun lalu dapat diteruskan. Penilaian dari hasil uji coba ini akan menjadi fondasi utama dalam pembentukan kerangka tim yang lebih permanen.

Untuk sektor penjaga gawang, terdapat tiga nama yang dipanggil yaitu Syahdan Caesar, Moh. Fahrizal, dan Noah Leo Duvart. Di lini pertahanan, klub-klub seperti Bali United dan Persib Bandung mendominasi pengiriman pemain.

Sektor gelandang juga diperkuat oleh nama-nama potensial dari berbagai akademi ternama seperti ASIOP dan Borneo FC. Persaingan di lini tengah diprediksi akan berlangsung sengit mengingat banyaknya pilihan pemain kreatif yang tersedia.

Dampak jangka panjang dari uji coba ini sangat besar bagi masa depan sepak bola nasional. Pemain yang menunjukkan performa impresif berpeluang untuk naik kelas ke level U-20 atau bahkan skuad senior di bawah arahan John Herdman untuk ajang seperti Asian Games 2026.

Dengan dukungan penuh dari suporter di Indomilk Arena nanti, Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu memetik pelajaran berharga dari kekuatan besar Asia seperti China. Keberhasilan dalam uji coba ini akan menjadi modal berharga bagi Garuda Muda untuk terbang lebih tinggi di panggung Piala Asia U-17 2026 mendatang.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak