facebook

Belajar Menghargai Uang dengan Teknik "Arigato Money" dari Jepang

Harrafi Mulki
Belajar Menghargai Uang dengan Teknik "Arigato Money" dari Jepang
Ilustrasi uang. (pexels.com/KarolinaGrabowska)

Pernahkah terlintas dibenakmu tentang sikap apa yang harus kamu ambil terhadap uang? Mencarinya? Menyimpannya? Mengeluarkannya dari tabunganmu, atau yang lain? Uang yang selama ini kita pegang, simpan, dan keluarkan, ternyata juga akan memengaruhi emosimu secara kejiwaan, loh. Tahukah kamu, bahwa kita bisa berterima kasih kepada uang terhadap jasa-jasa yang sudah kamu manfaatkan sebelumnya? Membeli makanan, minuman, membayar pendidikan, membayar kesehatan dan membayar keperluan-keperluan yang kamu butuhkan selama ini. Dengan uang, tentunya kamu bisa terus bertahan hidup.

Jika kamu belum mengetahui caranya berterima kasih kepada uang, artikel ini akan membantu kamu memahami teknik berterima kasih kepada uang menurut Wahei Takeda. Berterima kasih kepada uang atau kebanyakan orang menyebutnya juga dengan "arigato money" adalah teknik yang dibuat oleh Wahei Takeda (asal Jepang) untuk membantu kamu lebih bisa menghargai uang. Cara untuk berterima kasih kepada uang ini kemudian bukukan dalam buku Happy Money yang ditulis oleh Ken Honda.

Sedikit bercerita mengenai latar belakang Ken Honda, Ken Honda adalah penulis berkebangsaan Jepang yang sudah menjual jutaan copy bukunya sejak tahun 2011. Bukunya yang berjudul "Happy Money - The Japanese Art of Making Peace With your Money" termasuk ke dalam buku best seller yang pernah terjual di abad tahun ini. Dengan pembuatan buku Happy Money, kapabilitasnya tidak diragukan lagi karena sudah beberapa kali menjadi kosultan keuangan bisnis perusahaan-perusahaan di Amerika dan Jepang.

Apa Itu Arigato Money ?

Arigato Money adalah teknik yang akan mengajari mu tentang bagaimana menghargai uang lebih dalam. Uang yang saat ini kamu punya dan kamu gunakan, memiliki nilai secara batiniyah di dalam emosi jiwamu. Bukan hanya sekadar nilai mata uang rupiah semata. Jika kamu memiliki uang Rp10.000, maka nominal secara nilai uang rupiahnya adalah Rp10.000. Namun, jika kamu menggunakan teknik Arigato Money, kamu tidak melihat nilai nominal uangnya secara kasat mata. Jauh lebih dari pada itu, kamu bisa bersyukur mempunyai uang Rp.10.000. Kamu bisa memiliki uang Rp.10.000 dan bisa bersyukur membeli sesuatu dengan uang Rp.10.000. Kamu bisa makan dengan uang Rp.10.000 dan lain sebagainya.

Cara bersyukur memiliki, mendapatkan, dan mengeluarkan inilah yang kemudian menjadi kunci penting kesuksesan Wahei Takeda dalam berbisnis (orang terkaya di Jepang). Dengan berterima kasih kepada uang, kamu lebih bisa menghargai dengan apa yang kamu gunakan saat ini. Dengan menghargai uang, kamu lebih bisa bersyukur atas uang yang kamu terima dan kamu keluarkan. Kamu juga akan merasa terberkahi memiliki uang. 

"Menerimanya (uang) dengan cinta dan mengelurkannya (uang) dengan cinta." - Ken Honda. Akan memengaruhi emosi jiwamu dan pandanganmu terhadap uang. Ibaratnya, kamu memiliki seseorang yang kamu cintai, tapi harus terpisah. Jangan sampai emosimu menjadi gila karena sudah kehilangannya. Biarkan orang yang kamu sayangi dan cintai itu pergi. Alih-alih, jika memang dia jodohmu, maka dia akan kembali dipelukanmu. 

Begitu juga dengan uang, kamu tidak perlu memikirkannya sampai memengaruhi emosi jiwamu. Jika kamu dapat, maka kamu harus bersyukur. Jika kamu menghabiskannya, maka kamu juga harus bersyukur. Jika kamu mendonasikannya, kamu harus bersyukur. Jika kamu membagikannya kepada teman atau meminjamkannya, kamu juga harus bersyukur. Inti dari buku Happy Money by Ken Honda adalah selalu bersyukur setiap saat atas kepemilikan uang yang kamu miliki. 

Dengan kamu bersyukur atas uang yang kamu miliki, kamu tidak perlu menerima kekecewaan dalam hidup dan hidup terasa menyenangkan. Lebih jauh, Ini juga akan memengaruhi kualitas sosok pribadi kamu. Tentang pola pikirmu terhadap uang. Jadi, kamu boleh mencoba teknik Arigato Money jika kamu ingin menjadi sosok yang lebih berkualitas, ya!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak