facebook

Tips Mengisi Daya Ponsel agar Baterai Lebih Awet, Jangan asal Colok

Zulfa Aulia Nurfaiza
Tips Mengisi Daya Ponsel agar Baterai Lebih Awet, Jangan asal Colok
Ilustrasi charger ponsel.[Shutterstock]

Friends, dari masa ke masa teknologi infomasi dan komunikasi semakin berkembang. Perkembangan ini tentu saja bertujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat berjalan secara efektif dan efisien. Semakin maraknya penggunaan gadget untuk mengakses seluruh informasi juga berperan sebagai media penghubung antar banyak orang tanpa terbatas ruang dan waktu nampaknya membuat manusia menjadi ketergantungan.

Hal ini dapat dilihat dari frekuensi pemakaian gadget yang terkadang melebihi waktu normal. Salah satu akibatnya adalah penurunan kondisi kesehatan baterai atau lebih dikenal dengan batery health. Mengantaisipasi agar jangan sampai hal tersebut terjadi pada ponsel kita, maka ada empat  tips di bawah ini yang bisa mulai diterapkan.

1. Memakai charger bawaan ponsel

Tentu saja hal ini adalah hal utama dengan memakai charger asli bawaan ponsel, yang sudah dirancang tepat fungsinya dengan mesin ponsel itu sendiri. Apabila charger bawaan sudah rusak dan kemungkinan membelinya agak terlalu mahal, maka bisa diganti dengan menggunakan merek lain yang telah direkomendasikan oleh pihak perusahaan pembuat ponsel. Saat memilih charger cadangan tersebut juga dapat dikonsultasikan terlebih dahulu pada petugas mekanik atau customer service yang paham dengan hal seperti ini.

2. Hindari mengisi daya baterai dibawah angka 20%

Artinya, saat ponsel sudah mulai menunjukkan daya sebesar 20 persen, mulailah untuk mengisi daya pada ponsel kalian. Hal ini amat berpengaruh pada kinerja mesin ponsel yang lama kelamaan akan melemah sehingga mengakibatkan rendahnya respons ponsel terhadap perintah yang kita lakukan. Penting untuk diingat agar tidak memaksakan menggunakan ponsel dengan daya yang sudah rendah demi menjaga kesehatan baterai ponsel kalian ya, friends.

3. Hindari menggunakan ponsel saat pengisian daya

Mungkin hal ini agak sulit dilakukan oleh orang-orang yang memang memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, dan pekerjaan mereka berada di dalam ponsel. Namun ada baiknya kebiasaan tersebut sedikit demi sedikit diubah karena jika ponsel sedang dalam kondisi pengisian daya, dan tetap dipakai maka akibat yang bisa terjadi yakni overheat. Ponsel akan cepat panas dan layar akan menjadi tersendat-sendat kemudian muncul kondisi lag atau kemacetan layar. Akibat tersebut sangat berpotensi merusak keadaan baterai asli sehingga akan mempercepat kerusakan fungsi baterai dan juga mesin ponsel.

4. Jika terjadi overheat pada luar ponsel, lepas case dan dinginkan di atas lantai

Tips keempat ini baik untuk diterapkan jika mengalami kondisi panas luar pada ponsel akibat salah peletakan posisi ponsel misal di atas kasur atau kondisi suhu ruangan yang juga panas. Pun dengan pemakaian case ponsel yang terkadang menghambat ponsel untuk membuang panasnya keluar sehingga terkunci di dalam. Bentuk pertolongan yang amat mudah yakni dengan melepas case tersebut dan meletakkan ponsel di atas lantai untuk beberapa menit sampai kondisi ponsel mereda.

Demikian empat tips dalam merawat serta menjaga kesehatan batery health ponsel yang akan sangat berguna jika kita menginginkan ponsel tetap awet dan berusia panjang. Semoga bermanfaat, friends!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak