facebook

5 Tanda Ini Menunjukkan Seseorang Memiliki Inner Child yang Terluka, Tetaplah Bertahan!

Joni Herwanto
5 Tanda Ini Menunjukkan Seseorang Memiliki Inner Child yang Terluka, Tetaplah Bertahan!
Ilustrasi wanita sedih. (pexels/Pixabay)

Inner child adalah sekumpulan peristiwa baik dan buruk yang terjadi di masa kecil yang memengaruhi kepribadian seseorang hingga dewasa. Namun, pengalam yang buruk di masa kecil ternyata memengaruhi pola pikir seseorang dan akan berdampak dalam hidupnya, sehingga menyebabkan trauma atau rasa sakit. Nah, inilah yang disebut dengan inner child yang terluka.

Inner child yang terluka ini dapat membuat seseorang sulit dikendalikan dalam menghadapi keadaan tertentu dan bila dibiarkan dapat membahayakan mentalnya. Berikut adalah lima tanda kamu memiliki inner child yang terluka.

1. Selalu Bergantung pada Orang Lain

Orang yang memiliki inner child terluka selalu membutuhkan perhatian dan validasi dari orang lain. Tentu saja ini membuat dia terlalu bergantung secara berlebihan pada orang-orang di sekitar. Dia akan melakukan apa pun untuk menyenangkan orang di sekitar asalkan dia mendapatkan perlakuan dan perhatian yang dibutuhkannya. Sebab, dia memiliki masa lalu yang sulit sehingga sulit untuk bersikap mandiri.

2. Tidak Bisa Mengontrol Emosi

Orang yang memiliki masalah inner child juga tidak dapat mengontrol emosinya dengan baik. Ketika marah, emosinya mudah meledak dan tidak terkendali, seperti halnya ketika sedih, dia mudah untuk menyalahkan bahkan melukai diri sendiri. Hal ini berkaitan dengan pengalaman yang buruk pada saat masa kecil seperti mendapatkan perlakuan kasar, mengalami kekerasan, dan kurang kasih sayang.

3. Mudah Merasa Bersalah

Menyesal setelah melakukan kesalahan adalah hal yang wajar. Namun, kalau sering merasa menyesal dan bersalah dalam hal apa pun, mungkin pernah mengalami perlakuan masa kecil yang salah. Sering ditegur atau dimarahi bisa menjadi penyebab utama yang membuat sulit untuk sembuh. Jika kamu merasakan perasaan ini, maka bisa menandakan bahwa inner child-mu terluka.

4. Sulit Mempercayai Orang Lain

Sulit mempercayai orang lain secara berlebihan biasanya disebabkan oleh trauma pada masa lalu karena sering dibohongi. Sehingga ketika sudah dewasa, akan merasa sulit untuk mempercayai orang-orang di sekitarnya dan cenderung selalu curiga. Bahkan, sulit juga untuk mempercayai pasangannya sendiri.

5. Mudah Merasa Takut

Semua orang memiliki rasa takutnya masing-masing, namun yang dimaksud di sini adalah rasa takut yang berlebihan dan membuat berpikir bahwa orang lain akan pergi. Sehingga muncul perasaan negatif, cemas, atau merasa tidak layak untuk dicintai. Ketakutan berlebihan seperti ini bisa berbahaya bagi kesehatan mental dan harus diatasi.

Nah, itulah lima tanda kamu memiliki inner child yang terluka. Kamu bisa mengatasi dengan memahami inner child kamu terlebih dahulu dan memaafkan diri sendiri di masa lalu. Namun, jika kamu merasa kesulitan untuk mengatasinya sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional atau bercerita terlebih dahulu pada orang yang kamu percaya. Ingat, kamu tidak sendirian dan semua yang kamu alami bukanlah kesalahanmu. Tetaplah bertahan!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak