Sebelum Menikah Muda, Pertimbangkan 5 Hal Berikut agar Tidak Menyesal

Hernawan | Dewi Maharani Bahtiar
Sebelum Menikah Muda, Pertimbangkan 5 Hal Berikut agar Tidak Menyesal
ilustrasi menikah muda (pexels.com/Trung Nguyen)

Sekarang ini, menikah muda seakan dijadikan tren oleh banyak pasangan. Tak jarang usia mereka masih belasan tahun, atau orang-orang yang baru lulus sekolah. Akan tetapi, menikah di bawah usia ideal, yakni 20 tahun, bukan juga hal yang salah. Sebelum memilih untuk menikah muda, kamu hanya perlu memperhatikan 5 hal berikut.

1. Tanyakan pada diri sendiri apakah kamu sudah siapa mental

Pada usia yang masih muda, banyak orang yang merasa dia perlu melakukan banyak hal untuk dirinya sendiri. Ketika kamu ingin menikah muda, persiapan mental terlebih dahulu. Nah apa sih mental itu? Mental itu berkaitan dengan keadaan atau kesehatan pikiran seseorang. Pada usia di bawah 20 tahun, seseorang cenderung belum mempunyai kematangan emosi dan sisi psikologisnya belum berkembang dengan baik.

Kamu perlu bertanya pada diri sendiri, apakah kamu siapa mengorbankan apa yang kamu mau demi pasangan? Siapkah kamu jika perlu mengalah pada pasangan? Pasalnya, pada usia yang masih muda akan sulit mengontrol keegoisan.

Jika kamu sudah siap mental, kamu bisa memilih menikah muda, tetapi jika belum, buang dulu keinginan tersebut sampai kamu benar-benar siap. Karena pernikahan yang dijalani oleh orang-orang yang kurang siap hanya akan membuatmu dan pasangan menderita.

2. Siap untuk berkomitmen

Setiap orang pastinya ingin menikah sekali dalam hidupnya. Untuk menjalaninya perlu komitmen. Di mana kamu berjanji untuk setiap pada seseorang atau suatu hal.

Apakah kamu dan pasangan sudah siap dengan komitmen untuk menjalankan pernikahan di usia muda? Pikirkan hal ini baik-baik supaya tidak menyesal di kemudian hari.

3. Kesiapan finansial

Untuk melangsungkan pesta pernikahan perlu modal, dan tidak berhenti di sana karena ketika sudah sah menjadi pasangan halal kamu perlu kesiapan finansial. Pastikan kamu maupun pasangan memiliki pekerjaan yang tetap.

Tidak adanya kesiapan finansial akan membuatmu cukup kesusahan. Apalagi jika sudah memiliki anak. Nantinya kamu jadi bergantung pada orang tua alih-alih mengandalkan diri sendiri dan pasangan. Supaya tidak kalang kabut karena kurang biaya hidup, persiapkan finansialmu sebaik mungkin sebelum menikah muda.

4. Punya tujuan yang sama

Tanyakan pada diri sendiri alasan kamu ingin menikah muda. Apakah karena tidak sanggup menahan rindu karena berjauhan dengan pasangan atau apa?

Dari sana, kamu mulailah berbincang dengan pasangan. Apakah kamu dan pasangan memiliki tujuan yang sama hingga memutuskan menikah, atau tidak. Ingatlah, kamu perlu menikah dengan orang yang juga sepemikiran dengan kamu. Agar kamu bisa berkembang bersama untuk ke depannya. Karena pasanganmu adalah orang yang akan kamu ajak bicara berbagai hal dalam waktu yang lama. 

5. Pastikan kamu tidak memiliki trauma

Sebelum menikah muda, kenalilah dirimu sendiri dengan baik. Apakah ada trauma masa kecil yang kamu bawa sampai sekarang. Jika ada luka atau trauma yang kamu miliki, itu akan menyakiti kamu, pasanganmu, bahkan anakmu.

Dari trauma kamu bisa menyebabkan berbagai permasalahan. Maka dari itu, kamu perlu mengatasi apa saja yang kamu takutkan entah itu dari diri kamu sendiri, atau karena trauma dalam sebuah hubungan

Setelah mempersiapkan 5 hal tersebut, kamu tidak akan menyesal ketika memilih untuk menikah muda. Pastikan kamu benar-benar yakin dan akan bertanggung jawab dengan pilihan yang kamu pilih.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak