Gak sedikit pasangan yang dulunya baik-baik saja saat pacaran, tapi kemudian hubungan bermasalah setelah menikah. Bahkan ada pula yang pacarannya bertahun-tahun, namun umur pernikahannya hanya seumur jagung.
Ada beberapa faktor penyebab pernikahan tak seindah masa pacaran. Berikut akan dijelaskan beberapa poin yang perlu kamu simak.
1. Pihak ketiga
Berbeda dengan masa pacaran di mana hubungan umumnya hanya melibatkan kamu dan pasangan, tidak begitu ketika sudah menikah. Ada pihak ketiga yang gak jarang jadi batu sandungan dalam rumah tangga. Contohnya saja, mertua, ipar, atau anggota keluarga yang lain.
BACA JUGA: 5 Tips Membangun Hubungan Asmara yang Kuat dan Tahan Godaan Pihak Ketiga
Ada banyak problem yang bikin hubungan suami istri jadi retak akibat pihak ketiga. Misalnya, mertua yang terlalu turut campur dalam urusan pribadi rumah tangga, pihak ipar yang berkelakuan tidak baik yang bikin pernikahan jadi tidak nyaman, dan sebagainya.
2. Tanggung jawab lebih besar
Faktor selanjutnya yang bisa bikin hubungan pernikahan tidak seindah masa pacaran, yaitu ada tanggung jawab besar yang mesti diemban ketika sudah menikah. Kamu dan pasangan bukan lagi anak kemarin sore yang melihat hubungan asmara sekadar cinta-cintaan saja.
Setelah menikah, ada tanggung jawab kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, dan berbagai tanggung jawab lain yang jika gak dipersiapkan dengan serius sebelumnya bakal jadi sumber cekcok.
Untuk itulah penting sekali bersikap dewasa saat hendak memutuskan menikah. Persiapkan dengan baik agar risiko renggangnya hubungan pernikahan bisa diminimalkan.
3. Ekspektasi tidak sesuai
Ada pula hubungan pernikahan menjadi gak seindah yang terjadi saat pacaran akibat ekspektasi yang tidak sesuai. Melihat banyaknya pasangan yang romantis ketika menikah, kemudian berpikir bahwa membangun mahligai rumah tangga hanya cukup dengan cinta saja.
Padahal, kenyataannya gak seperti itu. Pernikahan layaknya sebuah perjalanan panjang. Dibutuhkan kematangan berbagai sisi, yakni finansial, emosional, untuk membuat hubungan pernikahan tetap terjaga keharmonisannya.
BACA JUGA: 4 Langkah Melindungi Rumah Tangga dari Ancaman Pihak Ketiga
4. Baru kelihatan aslinya
Umumnya seseorang akan menampilkan sisi terbaik saat masih pacaran. Berbeda halnya ketika sudah menikah dan tinggal serumah. Terlihatlah semua sisi baik buruk pasangan.
Gak masalah kalau ada sikap menerima. Menjadi runyam apabila ternyata ada perilaku pasangan yang tidak bisa ditoleransi. Pernikahan pun jadi terasa tidak nyaman lagi.
Semoga uraian tadi bisa menjadi bahan pertimbangan agar tidak menganggap remeh sebuah pernikahan. Pastikan kamu dan pasangan telah siap lahir batin sebelum menikah agar pernikahannya nantinya tetap awet dan harmonis, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS