Serunya Berinteraksi dengan Aneka Satwa di Jogja Exotarium

Tri Apriyani | Hayuning Ratri
Serunya Berinteraksi dengan Aneka Satwa di Jogja Exotarium
Jogja Exotarium. (Dokumentasi pribadi/Hayuning Ratri)

Pagi yang cerah dengan awan berarak mengiringi perjalanan penulis menuju salah satu tempat piknik di dekat ibu kota Kabupaten Sleman. Objek wisata ini dikenal sebagai kebun binatang mini atau mini zoo. Sudah bisa menebak penulis berlibur ke mana? Ya, Jogja Exotarium.

Meskipun sering disebut sebagai mini zoo, namun sebenarnya objek wisata ini memiliki lahan yang cukup luas. Pasalnya, Jogja Exotarium berdiri di area dengan luas sekitar 9 hektar. Objek wisata yang beroperasi sejak tahun 2017 ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk wisata edukasi khususnya yang berhubungan dengan satwa. Jogja Exotarium buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 09.00-16.00 WIB selama pandemi Covid-19.

Bagian Depan Jogja Exotarium. (Instagram.com/@jogjaexotarium)

Jogja Exotarium terletak di Jl. Duwet, Duwet, Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Walaupun tidak berada di pinggir jalan utama, namun lokasinya masih tergolong strategis karena mempunyai dua pintu masuk yang bisa diakses dari Jalan Magelang dan Jalan Kabupaten.

Penulis sendiri memilih menuju lokasi melalui Jalan Kabupaten. Dari Jalan Kabupaten, sebelum belok ke arah timur menuju Jalan Duwet sudah terdapat plang sebagai petunjuk arah ke Jogja Exotarium. Selain itu, gapura yang ada di pertigaan pun tercantum alamat Dusun Duwet, Sendangadi, Mlati, Jogja Exotarium Sleman.

Setelah hampir sampai di Jogja Exotarium, penulis sedikit mengalami kebingungan. Hal ini dikarenakan jalan aspal yang sudah habis dan penulis harus memilih antara masuk ke area lapangan yang luas atau melewati jalanan yang sedikit bergeronjal. Lebih jelasnya, penulis bingung memarkir kendaraan di mana karena tidak ada kendaraan lain setibanya di sana. Untung saja ada petugas dari kejauhan yang melihat penulis sehingga memberi arahan untuk melewati jalanan yang bergeronjal tersebut.

Benar saja, setelah sampai di parkiran memang hanya ada kendaraan penulis. Mungkin karena pintu masuk bagian barat ini bukan pintu masuk utama, sehingga lebih banyak pengunjung yang masuk dari Jalan Magelang.

Arahan dari petugas sendiri pun membebaskan penulis untuk parkir di mana dan menganjurkan untuk mencari tempat yang teduh. Hal ini dikarenakan lahan parkir di bagian belakang sini berupa tanah lapang dengan hamparan rumput yang menghijau. Bahkan, penulis bisa melihat beberapa kuda yang dilepas untuk mencari makan di sekitar area parkir.

Umbaran Kuda di Jogja Exotarium. (Instagram.com/@jogjaexotarium)

Sesampainya di lokasi, penulis segera mencuci tangan di keran air yang sudah disediakan Jogja Exotarium. Kemudian, penulis menuju loket untuk membeli tiket masuk dengan harga Rp20.000 per orang. Lebih lanjut, tiket berlaku untuk usia 3 tahun ke atas dan sudah termasuk ke Taman Bunga Parijoto Puspowarni. Selain itu, ada bonus pakan ikan free untuk anak-anak yang diberikan di bagian loket ini.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Jogja Exotarium menawarkan berbagai macam wahana diantaranya wahana satwa, wahana perahu bebek, wahana panahan (weekend only), dan wahana tunggang kuda. Sebenarnya ada juga wahana air (kolam renang, tangkap ikan, dan terapi ikan) namun karena pandemi, sehingga wahana ini masih tutup.

Sesuai dengan namanya Mini Zoo Jogja Exotarium Education Center, destinasi wisata ini menyuguhkan beraneka ragam satwa yang tidak kalah dengan kebun binatang umumnya. Beberapa zona yang terdapat pada wahana edukasi satwa diantaranya reptil, hewan nokturnal, kelinci, kura-kura darat, taman burung, kuda, ikan, kambing merino, dan taman kalkun.

Kandang Kura-Kura Darat Jogja Exotarium. (Dokumentasi pribadi/Hayuning Ratri)

Bukan hanya sekedar melihat aneka satwa, pengunjung juga bisa melakukan interaksi secara lebih dekat dengan satwa di sini. Tak perlu khawatir berlebihan sebab ada petugas yang berjaga di setiap zona dengan ramah.

Memberi Makan Satwa di Jogja Exotarium. (Dokumentasi pribadi/Hayuning Ratri)

Pengunjung bisa memegang dan mengambil foto bersama satwa karena satwa-satwa di sini jinak. Ketika penulis memasuki zona reptil, seorang petugas pun menjelaskan kepada penulis bahwa satwa di sini bukan hasil tangkapan dari alam liar, namun satwa yang telah dipelihara sejak dini.

Jogja Exotarium juga menyediakan pakan satwa yang dipatok dengan harga murah meriah yaitu Rp2.000. Selain itu, terdapat wahana tunggang kuda yang dapat dinikmati dengan harga Rp20.000 jika menunggang sendiri, sementara apabila naik bersama si kecil sekaligus dibanderol dengan harga Rp25.000.

Wahana Tunggang Kuda Jogja Exotarium. (Dokumentasi pribadi/Hayuning Ratri)

Apabila lelah mengitari kawasan Jogja Exotarium, di sini terdapat banyak gazebo yang dapat digunakan untuk beristirahat. Selain itu, terdapat kantin dan café yang siap mengisi perut keroncongan. Fasilitas lainnya seperti toilet dan mushola pun tersedia dan memadai.

Nah, jadi tunggu apalagi, jika berniat untuk melepas penat dengan wisata rekreasi dan edukasi, Jogja Exotarium ini bisa menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak