Pernahkah kalian berkunjung ke suatu tempat kemudian kalian merasa pernah mengunjunginya? Padahal, momen tersebut merupakan momen pertama kalinya kalian mengunjungi tempat tersebut. Jika kalian pernah mengalaminya, maka pengalaman tersebut disebut dengan Déjà Visite, salah satu bentuk dari Déjà vu.
Pengertian déjà vu
Déjà Visite merupakan salah satu bentuk dari Déjà vu. Déjà vu sendiri merupakan sebuah pengalaman, di mana merasa pernah mengalami momen tersebut padahal momen tersebut adalah momen pertama kalinya.
Misalnya ketika kalian sedang berbicara dengan seseorang dan pada waktu itu anda merasa bahwa kalian pernah mengalami momen yang sama, berbicara dan berada di tempat yang sama dengan orang tersebut. Atau misalnya ketika kalian berkunjung ke museum yang belum pernah kalian kunjungi bahkan ketahui sebelumnya namun, kalian merasa pernah mengunjunginya. Kalian memahami detail dari museum tersebut.
Teori mengenai penyebab déjà vu
Menyadur dari Healthline, para ahli belum mengidentifikasi penyebab tunggal mengenai momen déjà vu tersebut. Namun, para ahli memiliki beberapa teori mengenai penyebab dasar terjadinya déjà vu yaitu split perception, kerusakan sirkuit otak kecil, dan memory recall. Menurut para ahli, déjà vu bukalan momen yang perlu kalian khawatirkan.
Bentuk-bentuk déjà vu
Arthur Funkhouser, seorang psikoterapis di Swiss, menggambarkan dua kejadian dalam déjà vu yaitu déjà visite dan déjà vecu. Déjà visite merupakan momen déjà vu mengenai tempat yang pernah dikunjungi. Sedangkan déjà vecu berkaitan dengan momen déjà vu dimana kita pernah mengalami momen tersebut.
Menyadur dari Pacific Neuropsychiatric Institute, pada tahun 1981, seorang direktur dari Pacific Neuropsychiatric Institute di Seattle, yaitu Vernon Neppe bersama dengan Prof. B. G. Rogers, Profesor Prancis, Universitas Witwatersrand menyarankan beberapa subkategori untuk déjà vu:
- déjà arrivé–sudah terjadi
- déjà connu–sudah diketahui
- déjà dit–sudah dikatakan/diucapkan
- déjà gouté–sudah terasa
- déjà lu–sudah membaca
- déjà parlé–sudah diucapkan
- déjà pressenti–sudah 'merasakan'
- déjà rencontré–sudah bertemu
- déjà revé–sudah bermimpi
- déjà visité–sudah dikunjungi
Jadi, bagi kalian yang merasa pernah mengalami beberapa momen déjà vu, seperti pernah mengunjungi suatu tempat atau pernah membicarakan suatu hal padahal itu pertama kalinya. Jangan khawatir ya. Momen tersebut merupakan bagian dari déjà vu yang tidak membahayakan diri sendiri.
Bagaimana, apakah kalian pernah mengalaminya? Momen déjà vu mana, nih, yang pernah kalian alami?