Review Serial Dear X: Transformasi Kim Yoo-jung Menjadi Sosok Antagonis yang Menakutkan

M. Reza Sulaiman | Ryan Farizzal
Review Serial Dear X: Transformasi Kim Yoo-jung Menjadi Sosok Antagonis yang Menakutkan
Poster serial Dear X (IMDb)

Serial Dear X adalah drama Korea (K-drama) bergenre thriller psikologis yang tayang pada tahun 2025. Disutradarai oleh Lee Eung-bok, serial ini diadaptasi dari webtoon populer berjudul sama karya Ban Ki-woon. Dengan total 12 episode, Dear X mengeksplorasi tema gelap seperti trauma masa kecil, ambisi buta, balas dendam, dan sisi gelap industri hiburan.

Serial ini menonjol berkat penampilan memukau Kim Yoo-jung sebagai pemeran utama, yang berhasil mentransformasi citranya dari aktris remaja manis menjadi sosok antagonis yang kompleks dan menakutkan. Intinya, Dear X adalah tontonan intens yang tidak cocok untuk penonton berhati lemah karena penuh dengan elemen disturbing seperti kekerasan emosional dan manipulasi psikologis.

Kisah Gelap Baek Ah-jin, Aktris Sosiopat yang Haus Balas Dendam

Sinopsis cerita berpusat pada Baek Ah-jin (Kim Yoo-jung), seorang aktris top yang tampak sempurna di mata publik: cantik, berbakat, dan sukses. Akan tetapi, di balik citra glamor itu, Ah-jin adalah seorang sosiopat yang menyimpan dendam mendalam terhadap orang-orang yang pernah menyakitinya pada masa kecil. Dibesarkan dalam keluarga yang abusive, ia menggunakan kariernya sebagai alat untuk membalas dendam secara sistematis.

Kisahnya terjalin dengan Yoon Jin-ho (Kim Young-dae), saudara tiri Ah-jin yang mencoba menyelamatkannya dari kegelapan dirinya sendiri, serta karakter pendukung seperti Lee Seung-ho (Kim Do-hoon), seorang produser yang terlibat dalam intriknya. Plot bergerak lambat di awal, membangun ketegangan secara bertahap, sebelum meledak menjadi serangkaian twist yang mempertanyakan sifat manusia: apakah monster dilahirkan atau diciptakan oleh lingkungan?

Review Serial Dear X

Para pemeran serial ini menjadi salah satu kekuatan utama. Kim Yoo-jung, yang dikenal melalui drama seperti My Demon, memberikan performa karier terbaiknya di sini. Ia memerankan Ah-jin dengan lapisan emosional yang dalam—dari senyum palsu yang menawan hingga tatapan dingin yang mengerikan. Transformasinya dari korban menjadi predator membuat penonton merasa tidak nyaman sekaligus terpikat. Kim Young-dae sebagai Jin-ho memberikan kontras yang baik, mewakili sisi kemanusiaan (humanity) dan kasih sayang, meski karakternya terasa kurang berkembang di paruh akhir.

Pemeran pendukung seperti Kim Do-hoon dan Lee Sung-yeol menambah kedalaman dengan chemistry antar-karakter yang kuat, terutama dalam adegan konfrontasi emosional. Secara visual, produksinya memukau dengan sinematografi yang gelap dan moody, didukung oleh soundtrack yang intens yang menekankan tema isolasi dan kegilaan.

Tema utama Dear X sendiri adalah bagaimana trauma masa lalu membentuk identitas seseorang. Serial ini mengkritik industri hiburan Korea, menyoroti bagaimana ketenaran (fame) bisa menjadi topeng untuk menyembunyikan luka, sementara pelecehan (abuse) sering diabaikan demi citra sempurna. Elemen thriller-nya kuat dengan plot twist yang tak terduga, seperti rahasia keluarga Ah-jin yang terungkap secara brutal. Akan tetapi, serial ini bukan tanpa kelemahan. Terdapat pacing yang dragging di episode tengah, di mana konflik terasa repetitif dan karakter pendukung kurang dieksplorasi. Ada juga elemen disturbing seperti kekerasan verbal dan manipulasi yang bisa memicu peringatan pemicu (trigger warning) bagi yang sensitif terhadap isu kekerasan.

Meski begitu, akhir ceritanya memuaskan—bukan happy ending secara konvensional, melainkan realistis dan meninggalkan kesan mendalam saat Ah-jin menghadapi konsekuensi dari ambisinya sendiri. Serial ini berhasil memprovokasi diskusi tentang kesehatan mental dan etika balas dendam, menjadikannya lebih dari sekadar hiburan.

Secara teknis, Dear X diproduksi oleh Studio Dragon yang dikenal dengan kualitas tinggi seperti Crash Landing on You. Durasi per episode sekitar 60—70 menit dengan rating usia 18+ karena konten dewasa. Skor IMDb mencapai 8.5/10 berdasarkan ulasan awal, sementara di MyDramaList mendapat 8.2/10 dari ribuan pengguna. Banyak yang memuji bagaimana serial ini menantang norma drama Korea romantis dengan beralih ke genre dark thriller yang jarang dieksplorasi sedalam ini.

Kekurangannya mungkin terletak pada kurangnya resolusi untuk beberapa subplot, yang membuat akhir cerita terasa agak terburu-buru (rushed). Namun, bagi penggemar thriller seperti Stranger atau Flower of Evil, ini adalah tontonan wajib (must-watch).

Di Indonesia, Dear X tayang mulai 6 November 2025 melalui platform streaming seperti HBO Max Asia, Rakuten Viki, dan kemungkinan Disney+ Hotstar, mengikuti jadwal global. Episode pertama hingga keempat dirilis sekaligus pada tanggal tersebut, diikuti dua episode baru setiap Kamis pukul 18.00 KST (sekitar 16.00 WIB). Penonton Indonesia bisa mengaksesnya dengan takarir (subtitle) bahasa Indonesia. Pastikan berlangganan untuk menikmati kualitas full HD tanpa iklan.

Secara keseluruhan, Dear X adalah mahakarya thriller yang menonjol pada tahun 2025 berkat akting brilian Kim Yoo-jung dan narasi yang gelap namun menggugah pikiran. Jika Anda siap untuk perjalanan emosional yang intens, serial ini layak ditonton! Rating pribadi: 9/10.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak