Hikmawan Firdaus | Agus Siswanto
Rafaelson, striker asal Brazil yang ingin membela timnas Vietnam (soha.vn)
Agus Siswanto

Seakan tidak mau kalah dengan Indonesia, Vietnam pun mulai pamer tentang calon pemain naturalisasi terbarunya. Mereka menyebut Rafaelson, striker berdarah Brazil itu ingin membela timnas Vietnam. Dan menurutnya semua itu sudah menjadi mimpinya selama ini.

“Impian saya sejak menginjakkan kaki di negeri ini adalah bermain untuk timnas Vietnam. Namun saat ini saya baru 4 tahun tinggal di sini sehingga saya belum memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan Vietnam,” ungkap Rafaelson dikutip oleh soha.vn, Rabu (3/4/2024).

Rafaelson sendiri bermain di V League untuk tahun keempat. Karirnya dimulai pada tahun 2020 bersama klub Nam Dinh. Dia sempat melanglang ke beberapa klub setelah kemudian kembali ke Nam Dinh lagi.

Pencapaian Rafaelson di V League tahun 2023/2024 terhitung impresif. Sebab dalam 14 putaran, dia telah melesakkan 15 gol. Sebuah pencapaian yang impresif. Selain itu, dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik tahun lalu.

Namun keinginan Rafaelson jelas tidak mudah. Sesuai regulasi FIFA, dia harus menghabiskan 5 tahun bermain di V League tanpa terjeda. Hal ini berlaku karena jalur yang ditempuh bukan jalur keturunan.

Sehingga niat pemain berusia 27 tahun ini mau tidak mau harus patuh pada regulasi. Setahun lagi, Rafaelson baru bisa mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Vietnam.

Namun meskipun demikian, bukan berarti semuanya mudah. Hal yang membedakan dengan Indonesia, proses naturalisasi yang ada di Vietnam semua diserahkan pada pemain yang bersangkutan. Sehingga proses yang berlarut-larut itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemain.

Hal berbeda terjadi di Indonesia. PSSI selaku federasi yang bertanggung jawab, meng-handle semua proses naturalisasi. Bahkan boleh dibilang pemain tinggal duduk manis, tinggal melengkapi berkas dan menunggu panggilan wawancara dan sumpah WNI.

Hal lain yang membuat proses naturalisasi di Indonesia lebih cepat adalah karena garis keturunan yang dijadikan dasar naturalisasi. Dengan menggunakan aturan ini, maka tidak ada kewajiban bagi pemain untuk kiprah di Indonesia.

Namun jika nanti Rafaelson benar-benar dinaturalisasi, dapat dipastikan akan menjadi ancaman serius bagi rival Vietnam, termasuk Indonesia.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.