Turnamen Terakhir, Rizky Ridho Berpeluang Akhiri Pengabdiannya dengan Pencapaian Sempurna

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S. T.
Turnamen Terakhir, Rizky Ridho Berpeluang Akhiri Pengabdiannya dengan Pencapaian Sempurna
Rizky Ridho saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 (pssi.org)

Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho Ramadhani kembali mendapatkan kepercayaan dari coach Shin Tae-yong untuk ikut serta di gelaran Piala Asia U-23.

Dalam rilisan resmi laman AFC, nama mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut menjadi salah satu di antara 23 nama yang didaftarkan oleh pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut.

Jika mengacu pada data yang ada, sejatinya gelaran Piala Asia U-23 ini merupakan turnamen kelompok umur terakhir yang bisa dibela oleh sang pemain.

Pasalnya, menyadur laman transfermarkt pada Jumat (12/04/2024), Rizky Ridho terlahir pada tanggal 21 November 2001, dan saat ini telah berusia 22 tahun.

Itu artinya, per tahun 2024 mendatang, sang pemain sudah tak bisa lagi memperkuat Timnas kelompok umur, karena batasan dari turnamen resmi untuk kelompok umur adalah per tanggal 1 Januari pada tahun berjalan dari usia sang pemain, dikurangi satu tahun.

Jadi, semisal tahun 2025 nanti ada turnamen kelompok umur 23 tahun, maka yang diperbolehkan untuk ikut dalam turnamen adalah pemain kelahiran 1 Januari 2002 atau sesudahnya.

Meski demikian, kapten Timnas Indonesia U-23 ini memiliki kans besar untuk menutup rangkaian karirnya di Timnas kelompok umur dengan pencapaian yang manis.

Bagaimana tidak, di tahun sebelumnya, yakni 2023, Rizky Ridho sukses mempersembahkan medali emas Sea Games setelah 32 tahun dahaga juara.

Dan tahun ini, di penghujung pengabdiannya bersama Pasukan Muda Merah Putih, dirinya memiliki kans untuk menutupnya dengan torehan manis. Apakah maksudnya harus bisa membawa Timnas Indonesia U-23 menjadi juara di gelaran Piala Asia U-23 ini? Tak harus!

Mengingat level persaingan di kompetisi Piala Asia U-23 yang tentunya berkali-kali lipat kerasnya daripada Sea Games yang hanya diikuti oleh negara di kawasan Asia Tenggara, membawa Pasukan Muda Merah Putih menjadi juara tentunya sebuah hal yang sangatlah berat.

Tak perlulah bagi seorang Ridho untuk membawa Indonesia juara di ajang ini untuk menutup karir manisnya di Timnas kelompok umur, cukup dirinya bermain dengan apik, dan membawa Indonesia Muda melaju sejauh mungkin di turnamen bergengsi di level benua ini.

Syukur-syukur, nantinya di penghujung karir usia mudanya Ridho bisa membawa Timnas U-23 meraih tiket Olimpiade atau bahkan menjadi juara.

Namun untuk saat ini, cukuplah dengan bermain impresif di Piala Asia U-23, membawa Indonesia melaju jauh, dan membawa Garuda terbang setinggi-tingginya di Qatar sudah cukup untuk menutup pengabdiannya kepada negeri ini dengan catatan manis.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak