alexametrics

Para Ayah Wajib Tahu! Hindari Lakukan 5 Hal Ini Jika Nggak Mau Dijauhi Anak

Munirah
Para Ayah Wajib Tahu! Hindari Lakukan 5 Hal Ini Jika Nggak Mau Dijauhi Anak

Dengan melakukan 5 hal ini, tanpa sadar kamu sudah menjadi pelaku bullying terhadap anakmu di rumah.

Suara.com - Siapa bilang yang perlu mendalami tentang parenting itu hanya para Ibu? Eits, jangan salah. Kamu para ayah atau calon ayah ternyata juga sangat perlu mempelajari parenting, lho.

Tanpa disadari, perlakuan yang kamu anggap sebagai ungkapan rasa sayang, justru bisa menjadi hal yang paling harus kamu hindari untuk dilakukan terhadap buah hati. Apa saja? Yuk, disimak supaya kamu bisa menghindari 5 hal yang tidak boleh dilakukan terhadap anak.

1.Jangan bercanda dengan memeloroti celana

Ini lucu bagimu. Namun akan berdampak buruk bagi mental anak. Apalagi saat kamu melakukannya, di depan banyak orang yang juga menertawakannya.

Hal itu bisa menumbuhkan luka di hatinya. Bisa saja ia melakukan hal yang sama kepada orang lain kelak, atau yang terburuk jika anak menjadi rendah diri dan menutup diri dari orang sekitar karena 'becandaan' kamu yang sebenarnya tidak lucu sama sekali.

2. Jangan berbohong

Jangan pernah memulai untuk berbohong terhadap anak. Sekalipun hanya bercanda, atau untuk menakuti anak karena kamu menginginkan cara simpel agar anak menuruti segala aturanmu.

Hal tercela itu bisa membuat anak berpikir bahwa berbohong itu merupakan hal lumrah atau bisa dia pergunakan guna mencapai apapun yang diinginkan. Padahal caranya salah bila dilakukan dengan berbohong terlebih dahulu.

3. Jangan meledek fisiknya

Sudah jelas hal ini adalah bullying terhadap anak sendiri. Tanamkan kepada anak bahwa perbuatan mengejek fisik seseorang adalah hal yang tidak boleh dilakukan apalagi menjadi sebuah kebiasaan berbalut 'guyon'. Pujilah kemandiriannya, keramahannya dan betapa rajinnya anak sehari-hari.

4. Jangan menggelitikinya berlebihan

Cukuplah dengan mencium dan memeluk sewajarnya untuk menunjukan bahwa kamu mencintainya. Daripada 'menyiksa' anak dengan menggelitik sampai anak meminta "ampun" bahkan sampai terkencing-kencing.

Tanpa disadari, kamu tidak menghargainya sebagai seorang individu utuh yang memiliki hak untuk kenyamanan tubuhnya.

5. Jangan memaksa mencium dan memeluknya

Ajari anak sejak dini untuk memegang penuh haknya dalam memilih perlakuan yang ia perbolehkan dan tidak dia izinkan terhadap tubuhnya. Jangan pula membiasakan perlakuan memaksa terhadap anak.

Dekati anak dengan perhatian dan kasih sayang. Luangkan lebih banyak waktu agar kamu dan buah hati bisa lebih akrab sehingga mencium dan memeluknya bukanlah hal yang harus dilakukan dengan adegan paksa memaksa.