facebook

Menu Digital: Andalan Bisnis di Era Pandemi

vanecia conery
Menu Digital: Andalan Bisnis di Era Pandemi
Ilustrasi menu makanan restoran. (Pixabay)

Dua tahun belakangan, beberapa bisnis sempat terhenti karena masuknya virus Covid-19 ke Indonesia. Pemesanan secara take away mengurangi pendapatan restoran. Tak heran, banyak restoran yang bangkrut karena masalah ini.

Melihat kondisi seperti ini, beberapa restoran mengubah strategi pemasaran mereka dengan memberikan promo, potongan, dan masih banyak lagi. Restoran yang pada awalnya hanya bisa dine-in, berubah haluan dengan memasukkan restoran mereka ke beberapa aplikasi seperti GrabFood, GoFood, dan lain-lain. Apakah hal ini dapat menjadi pertanda bahwa orang enggan untuk pergi ke restoran? 

Salah satu metode untuk meningkatkan minat pembeli adalah dengan e-menu atau menu digital yang disediakan oleh restoran. E-Menu merupakan software terrbaik untuk memudahkan protokol new normal di restoran. Salah satu E-menu software yang memiliki harga terjangkau adalah Hashmicro.

Untuk e-menu sendiri, terdapat banyak macam contoh, salah satunya adalah scan barcode menu. Tak bisa dipungkiri bahwa di semua generasi, Anda tidak akan pernah lepas dari yang namanya teknologi dan perangkat seluler. Kedua hal ini memang berhubungan. 

Berikut adalah beberapa manfaat menu digital untuk restoran:

1. Proses pemesanan menjadi lebih cepat

Dengan menu digital, pemesanan dan transaksi juga akan jauh lebih mudah dan efisien. Pelanggan tinggal menggunakan perangkat selulernya saja untuk memilih menu yang diinginkan. Hal ini juga memudahkan tim restoran untuk tidak perlu melakukan input terhadap menu yang diinginkan, karena pelanggan sudah melakukannya sendiri dengan pilihan yang bermacam-macam.

Sebagai cara untuk menarik minat, mungkin Anda dapat menggunakan strategi pembuatan menu favorit pada waktu tertentu sehingga pelanggan akan lebih mudah menentukan pilihannya.

2. Meningkatkan penjualan secara cross selling 

Menu digital membantu bisnis Anda menjadi lebih ramai pengunjung. Banyak restoran yang masih enggan menggunakan menu digital dan menggunakan buku menu manual. Melihat kondisi pandemi, dan banyak masyarakat yang terus menjaga kebersihan dan sterilisasi, enggan bagi mereka untuk memegang buku menu restoran sehingga lebih mudah untuk melakukan scan saja pada barcode yang sudah disediakan.

Dengan hal ini, maka penjualan pun akan meningkat. Apalagi jika struktur sistem pada menu merupakan struktur yang baik, dan rapi. Sudah dapat dijamin pelanggan merasa restoran tersebut cepat tanggap dan peka terhadap segala situasi.

3. Daya saing yang semakin tinggi

Persiangan di dunia kuliner memang sangat tinggi. Saling beradu untuk mendapatkan pelanggan, para pebisnis rela melakukan apa saja. Maka dari itu, restoran Anda juga harus memiliki nilai atau value dan juga memiliki daya saing. Dengan menu digital, restoran Anda dianggap sudah modern dan canggih tanpa harus meminta karyawan untuk menanyakan setiap detail pesanan yang diinginkan oleh pelanggan.

4. Penambahan menu dan harga jauh lebih mudah

Terkadang sebuah bisnis kuliner ingin mengganti menu makanan atau melakukan pembaharuan. Dengan ini berarti Anda harus siap mengganti buku menu yang lama dengan yang baru. Anda perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mencetak buku menu, tetapi dengan adanya menu digital, semua akan menjadi lebih mudah.

Anda dapat melakukan add untuk menambahkan menu yang diinginkan beserta dengan deskripsinya, serta melakukan remove untuk menghapus menu yang memang tidak diinginkan lagi. Biasanya buku menu manual memilih untuk mencoret menu yang tidak tersedia dan hal ini terlihat sangat tidak profesional. 

Nah itu dia alasan mengapa restoranmu wajib pindah ke e-menu atau menu digital. Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang kebingungan ya! :)

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak