alexametrics

4 Trik Cerdas Supaya Kamu Sulit untuk Dikalahkan ketika Berdebat

Reza Hour
4 Trik Cerdas Supaya Kamu Sulit untuk Dikalahkan ketika Berdebat
Ilustrasi berdebat. (pexels.com/Yan Krukov)

Terkadang perdebatan ada kalanya kamu harus bisa menghindar dan juga perlu meladeninya. Kondisi seperti ini memang diperlukan dalam kehidupan, meski kamu kurang menyukai perdebatan.

Hal inilah yang membuatmu tidak boleh menyerah begitu saja ketika berdebat, walaupun dengan beragam alasan. Maka dari itu, 4 trik cerdas supaya kamu sulit untuk dikalahkan ketika berdebat.

1. Bicaralah sesuai fakta

Ada kalanya kita memperlukan data yang akurat untuk membantu memenangkan perdebatan. Hal ini untuk memperkuat argumen yang kita miliki.

Apalagi dirimulah menjadi sosok pemimpin dalam kelompok, sudah sepatutnya memberikan keputusan yang memang sesuai dengan kondisi data dan fakta yang ada. Kalaupun ada yang tetap mengelak tanpa bukti, justru dia akan mudah dikalahkan dengan argumenmu yang cukup kuat.

2. Memberikan pendapat yang mudah untuk dipahami

Ketika perdebatan terjadi, pasti salah satu pihak akan menceri kelemahan dari argumen yang dimiliki lawannya. Alhasil, dia akan mencari ketidak logisan pendapat lawannya.

Kalau alur berpikirmu mudah untuk dipahami dan logis dimengerti, justru akan mempersulit lawanmu mencari kelemahan dari data dan faktanya yang kamu miliki. Alhasil, dia akan cenderung menyetujui apa yang kamu inginkan.

3. Memiliki ilmu dan pengalaman yang lebih mumpuni

Ketika sedang terjadi perdebatan, ada kalanya kita melihat seberapa mumpuni pihak yang berseberangan denganmu. Mulai dari ilmu dan pengalamannya bisa jadi tolak ukur untukmu untuk berdebat dengannya.

Sebab, kalau kemampuan yang kamu miliki masih rendah dibandingkan dengannya, justru akan jadi bumerang bagimu. Bagaimanapun juga, terkadang orang yang sudah jauh berpengalaman memiliki kemampuan yang lebih profesional untuk memutuskan sesuatu hal.

4. Tidak mudah goyah dengan pendapatmu

Mungkin kamu tipe orang yang tidak mudah menyerah begitu saja, termasuk dalam perdebatan. Alhasil, cenderung akan kekeh dengan pendirian yang kamu miliki.

Meskipun pihak yang berseberangan dengan terus-menerus ngotot dengan argumennya, tidak membuatmu gentar dengan apa yang dia ucapkan. Alhasil, dia akan kelelahan sendiri berdebat denganmu.

Berdasarkan ulasan di atas, bukan artinya kamu harus memperlakukan dengan buruk pihak yang berseberangan denganmu. Namun, tetap bisa bersikap untuk menghargainya meskipun ada perbedaan sudut pandang dengannya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak