Meski Berat, Ini 6 Alasan Pria Memutuskan Hubungan Asmara dengan Kamu

Hernawan | Xandra Junia Indriasti
Meski Berat, Ini 6 Alasan Pria Memutuskan Hubungan Asmara dengan Kamu
Ilustrasi Pria Terpaksa Memutuskan Hubungan Asmara (freepik)

Akhir dari sebuah hubungan asmara sama seperti film, bisa bahagia atau sedih. Ending yang menyedihkan justru bisa dilakukan oleh para pria secara sengaja demi ketenangan dan kenyamanan diri. 

Namun, memutuskan hubungan asmara dengan pasangan tersebut nyatanya dibarengi oleh perasaan berat hati karena memiliki 6 alasan di bawah ini.

1. Tidak Adanya Hubungan Jangka Panjang

Para pria terpaksa mengakhiri hubungan karena dianggap jalinan asmara tersebut tidak memiliki jangka panjang. Misal, pasangan yang selalu belum siap untuk menikah, tak ada restu dari keluarga, dan lain sejenisnya.

Ketimbang menjalani hubungan tanpa tujuan tersebut, pria akan memilih untuk memutuskannya. Hal tersebut dengan berat hati ia lakukan walaupun masih menaruh rasa sayang terhadap pasangan.

2. Menghambat Aktivitasnya

Seringkali memutuskan hubungan karena ingin fokus dengan aktivitasnya adalah alasan yang dianggap tidak masuk akal. Namun, banyak pria yang mengatakan kebenaran pernyataan tersebut.

Mereka menyebutkan jika menjalin hubungan bisa mengganggu aktivitasnya. Terutama saat memiliki pasangan yang overprotektif, pencemburu, terlalu posesif, serta mengekangnya dalam melakukan sesuatu.

Untuk itu, demi rasa nyaman serta ketenangan dirinya, para pria terpaksa mengakhiri hubungan. Keputusan ini rela dilakukan, meski ia masih mencintai dan menyayangi si pasangan.

3. Menjalani Hubungan yang Negatif

Toxic relationship atau hubungan negatif adalah di mana kondisi di dalamnya sudah tak lagi sehat dan layak dipertahankan. Misal, sering bertengkar, adanya kekerasan fisik atau verbal, serta rela melakukan hal buruk demi pasangan.

Pria yang bahkan menjadi pelaku dalam perbuatan seperti ini, cenderung akan mengakhiri hubungan. Ia tidak ingin dirinya dan pasangan semakin terlarut dengan hal-hal negatif. Untuk itu, berpisah adalah jalan keluar yang dianggap paling baik.

4. Lelah Selalu Dibandingkan

Tidak jarang yang mengeluh karena terus dibandingkan dengan pria lain. Misal, oleh mantan si pasangan, teman dekat, kakak, adik, atau bahkan orang tuanya. Ia merasa lelah, karena menganggap sang kekasih itu tidak bersyukur memilikinya.

Rela mengesampingkan perasaan cinta, ia memilih untuk menjaga kesehatan mentalnya ketimbang terus menjalani hubungan yang selalu melukai hati. Oleh karena itu, pria akan segera mengakhiri kisah asmara yang sudah lama terjalin demi kenyamanan diri.

5. Berkurangnya Keintiman

Intim dalam hubungan bermakna kamu dan pasangan sudah sangat dekat. Biasanya, ditandai dengan kondisi yang selalu romantis, penuh kehangatan, dan jarang melakukan keributan.

Saat semua hal tersebut hilang, tidak sedikit pria yang akan memutuskan hubungan dengan pasangannya. Terlebih jika sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasinya, tetapi tak kunjung menemukan titik terang.

Maka, mengakhiri hubungan asmara memang menjadi jalan keluar paling pas. Dengan begitu, keduanya bisa merasa bebas dan terhindar dari tekanan yang mungkin selama ini menghantui mereka.

6. Sudah Tak Ada Lagi Perjuangan

Alasan terakhir pria memutuskan hubungan secara terpaksa adalah karena tidak lagi ada keingingan  untuk memperjuangkannya. Baik dari dirinya sendiri, pihak wanita, maupun keduanya.

Hubungan seperti ini seolah mati dan sia-sia jika tetap dilanjutkan. Satu sama lain bisa saling tidak peduli serta merasa tersakiti saat hanya ia yang berjuang mempertahankan jalinan asmara tersebut.

Oleh karenanya, dengan berat hati dan keterpaksaan, ia akan memutuskan hubungan tersebut, meski masih mencintai si pasangan. 

Itulah enam alasan mengapa pria memutuskan hubungan asmara, meskipun terasa berat. Apakah kamu pernah melakukan dan merasakan hal seperti ini?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak