facebook

Selain Bersikap Tenang, Ini 4 Cara Menghadapi Orang yang Controlling!

Dea Nabila Putri
Selain Bersikap Tenang, Ini 4 Cara Menghadapi Orang yang Controlling!
Ilustrasi orang yang controlling.(Unsplash.com)

Semua orang di dunia memiliki sifat yang berbeda-beda dan hal tersebut membuat kita harus membedakan perlakuan antara satu dengan yang lain. Ada sifat yang bisa diubah dan ada juga sifat yang sulit sekali untuk diubah. Biasanya, hal tersebut disebabkan oleh pola asuh atau kebiasaan sejak kecil sehingga sudah tertanam di diri. Salah satu sifat yang sulit dikendalikan dan diubah adalah sifat suka mengatur atau controlling.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki aturan masing-masing dalam kehidupan, namun orang-orang seperti ini biasanya merasa memiliki kendali atas orang lain dan membuatnya sering memerintah atau melarang sesuatu. Hal ini biasanya terjadi dalam hubungan yang erat seperti orang tua ke anak, pasangan, atau bahkan pertemanan. Tak jarang, sifat suka mengatur ini juga terjadi di dunia kerja. Lalu, bagaimana cara menghadapi orang-orang yang memiliki sifat seperti ini? Simak ke 4 nya!

1. Selalu bersikap tenang

Orang yang bersifat controlling ini biasanya akan merasa menang jika orang lain menuruti apa maunya dan menanggapi setiap perintahnya. Cobalah untuk bersikap tenang dengan mendengarkan apa yang ia inginkan dan tetap jaga emosi. Hal ini membuat orang tersebut merasa kamu tidak terpengaruh atas apa yang mereka perintahkan dan teguh terhadap pendirianmu.

2. Jangan Berdebat

Dengan melihat sikapmu yang tetap dingin dan tenang, biasanya orang dengan sifat controlling mulai merasa tidak dihargai dan kemungkinan besar akan mulai menunjukkan emosionalnya. Hal tersebut jangan sampai membuatmu terpancing untuk berdebat dengannya. Tentu saja hal itu hanya akan memperkeruh suasana dan malah membuatmu mengeluarkan emosi yang sama.

3. Bangun batasan personal yang jelas

Kamu bisa menanggapi perintah orang tersebut dengan menjelaskan batasan yang kamu buat secara pribadi. Misalnya, orang tersebut adalah atasanmu di pekerjaan, cobalah komunikasikan tentang pekerjaan yang sedang kamu lakukan dan alasanmu untuk tidak mengikuti apa katanya. Jelaskan juga bahwa dalam dirimu ada rasa keberatan. 

4. Fokus terhadap dirimu sendiri

Jangan sampai membiarkan orang lain mengatur hidupmu apalagi sampai menyakiti dirimu sendiri. Ungkapkan rasa ketidaknyamananmu terhadap kontrol yang mereka berikan dan lakukan pekerjaanmu sebaik mungkin agar tidak ada yang terlewat akibat perintah dari mereka. Setelah itu, fokuslah terhadap perkembanganmu dan tetap hormati serta hargai mereka sekalipun mereka tidak menerima perasaan yang kamu ungkapkan.

Bukan tugas kita untuk mengubah sifat orang lain, namun sejatinya kita bisa membangun relasi atau hubungan baik dengan komunikasi dan rasa saling menghargai satu sama lain. 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak