facebook

6 Cara Membuat Sejuk Ruangan Tanpa AC, Nomer 5 Paling Gampang

supriyatna syahindra
6 Cara Membuat Sejuk Ruangan Tanpa AC, Nomer 5 Paling Gampang
Ilustrasi ruangan sejuk. (freepik.com/vanitjan1)

Menggunakan AC adalah salah satu cara termudah untuk menurunkan suhu di dalam ruangan. Di beberapa kota besar, penggunaan AC bisa menjadi cara yang baik untuk menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Karena di kota memiliki lebih banyak bangunan besar dan lebih sedikit ruang hijau, mereka cenderung lebih panas. AC sendiri bekerja untuk mendinginkan ruangan dengan meniupkan udara dingin ke dalamnya.

Anda dapat mengubah seberapa sejuk atau dinginnya, sehingga Anda dapat membuat ruangan lebih nyaman. Ada banyak jenis AC di pasaran saat ini. Bahkan, beberapa di antaranya sudah memiliki teknologi dan fitur tercanggih di dalamnya.

Kapasitasnya juga semakin bervariasi, memberi Anda kebebasan lebih untuk menyesuaikannya dengan ukuran dan tipe ruangan yang ingin Anda pasangi AC. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika biaya listrik bulanan rumah Anda naik.

Tapi bagaimana jika tidak ada menggunakan AC? Simak di bawah untuk mengetahui cara mendinginkan ruangan tanpa AC.

1. Membuka jendela dan pintu

Pada siang hari, biarkan semua pintu dan jendela terbuka agar udara bisa masuk ke setiap ruangan. Jika pintu dan jendela tertutup, panas akan tetap berada di dalam dan membuat kita terlalu panas. Dina Burstein, MD, seorang dokter di Pusat Pencegahan Cedera dan Rumah Sakit Anak Hasbro, mengatakan bahwa kita juga harus menggunakan kipas angin dan banyak minum air putih. Burstein menyarankan bahwa orang yang tinggal di rumah dengan lebih dari satu lantai harus tinggal di kamar di lantai bawah, yang cenderung lebih dingin.

2. Mengalirkan udara panas ke luar

Ingin mencoba sesuatu yang berbeda? Mulai di satu ruangan dan pindah ke yang berikutnya. Perhatikan ruangan yang paling sering digunakan. Nyalakan kipas angin di dekat jendela atau tempat lain yang bagus untuk mengeluarkan udara panas. Mereka yang memiliki kipas yang tergantung di langit-langit dapat mendorong udara panas ke atas dan ke luar dengan memutar bilah kipas berlawanan arah jarum jam. Jadi, kipas angin tidak akan bisa memindahkan udara panas di sekitar ruangan.

3. Memasang penghalang sinar matahari

Jika rumah Anda tidak memiliki tenda atau pohon di luar untuk menghalangi sinar matahari, Anda dapat menggunakan tirai untuk mencegah sinar matahari masuk dan menghangatkan ruangan. Jika bisa, coba gunakan lapisan kain untuk menghalangi sinar matahari. Ini lebih baik daripada menggunakan satu lapis gorden.

4. Tempatkan tanaman hijau di dalam ruangan

Pilih tanaman kecil dengan daun hijau dan letakkan di sudut ruangan. Tanaman hijau ini tidak hanya menyenangkan untuk dilihat, tetapi juga membantu membuat ruangan Anda tidak terasa pengap dan memberi Anda lebih banyak oksigen. Tapi jangan lupa untuk mengeluarkan tanaman ini di malam hari karena mengeluarkan karbon dioksida pada waktu itu.

5. Menggunakan kipas angin

Menggunakan kipas angin adalah cara lain untuk menjaga suhu udara tetap stabil. Bisa dibilang alat ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan dan paling terkenal. Alat ini lebih murah karena biaya pembelian, penggunaan, dan pemeliharaannya lebih murah. Kipas angin tidak hanya lebih murah, tetapi juga lebih bermanfaat karena dapat dipindahkan.

Ada banyak jenis penggemar untuk dipilih. Ada yang ditaruh di langit-langit, ada yang ditempel di dinding, ada juga yang portable dan bisa dipindah-pindah.

Beberapa tips: Anda bisa membuat udara yang dihembuskan kipas angin terasa lebih sejuk dengan meletakkan wadah berisi es batu di depannya. Setelah itu, beri suhu udara beberapa saat untuk menyebar. Bukankah itu lebih baik?

6. Menggunakan humidifier

Berbeda dengan AC, mungkin tidak banyak orang yang mengetahui apa itu humidifier dan fungsinya. Nah, ini sedikit informasinya: tugas humidifier adalah membuat suhu ruangan lebih stabil dan normal dengan menambahkan kelembapan pada udara. Humidifier, di sisi lain, dikenal lebih baik untuk kesehatan Anda daripada AC. Humidifier bekerja dengan menyemprotkan uap air ke udara agar lebih lembab. Ini menjaga kelembapan udara tetap stabil.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak