facebook

5 Fakta Sea Sheep, Siput Paling Imut dalam Lautan

Lintang Larissya
5 Fakta Sea Sheep, Siput Paling Imut dalam Lautan
Ilustrasi sea sheep, siput paling imut dalam lautan (wikipedia)

Costasiella kuroshimae atau sea sheep merupakan makhluk hidup paling imut yang tinggal di laut. Saking imutnya, banyak yang tidak percaya bahwa sea sheep merupakan salah satu jenis siput laut. Siput laut kecil yang menggemaskan ini memiliki mata kecil seperti manik-manik dan antena yang lucu terlihat persis seperti domba kartun.

Sebenarnya apa sih sea sheep itu? Apakah dapat dipelihara? Penasaran? Jangan khawatir, Uniguide.com telah melansir 5 fakta sea sheep, siput paling imut dalam lautan ini.

1. Bukan dari keluarga domba

Memiliki bentuk seperti domba, nyatanya sea sheep hanya sebutan saja. Tidak ada hubungannya dengan domba yang ada di daratan. Sea sheep atau juga dikenal dengan sebutan leaf sheep adalah sebuah siput laut. Sebuah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan invertebrata laut yang memiliki banyak bentuk dan warna. Siput laut berkerabat dekat dengan gastropoda.

Sea sheep hanya sepanjang 5mm. Sangat kecil, bukan?

2. Di mana bisa temukan sea sheep?

Siput kecil imut ini dapat ditemukan di lautan dekat Jepang, Indonesia, dan Filipina. Sea sheep memiliki nama latin Costasiella kuroshimae, bagian kuroshimae sendiri berasal dari salah satu pulau di Jepang bernama Kuroshima. Kuroshima dikenal memiliki air yang jernih dan tempat dimana pertama kali sea sheep ditemukan pada 1993 silam.

Sea sheep berada di antara 9-18 meter di bawah laut, di mana sinar matahari masih bisa tembus. Namun, karena ukuran yang sangat kecil maka akan sulit menjumpai makhluk imut ini.

3. Makhluk laut yang dapat berfotosintesis

Meskipun kecil, ternyata sea sheep memiliki keistimewaan. Mereka adalah satu-satunya makhluk laut di dunia yang dapat melakukan fotosintesis. Sementara untuk makanan, sea sheep biasa mengonsumsi alga.

Ketika mereka memakan alga dan menyedot kloroplas, mereka akan memasukkannya ke dalam tubuh dalam proses yang disebut kleptoplasti, di mana aplastisida alga dimanfaatkan oleh organisme lain. Proses ini hanya dilakukan oleh organisme bersel tunggal. Hal ini membuat sea sheep bercahaya meskipun berada di bawah laut, atau dengan kata lain Bioluminesensi.

4. Umur sea sheep tidak ada yang tahu

Beberapa ilmuwan percaya bahwa kleptoplasti akan membuat organisme berumur panjang, nyatanya masih belum ditemukan fakta berapa lama sea sheep dapat bertahan hidup. 

Sea sheep juga sering berpindah dari terumbu satu ke lainnya. Tapi karena badan yang mungil, perpindahan tersebut membutuhkan waktu. Ilmuwan masih mencari tahu lebih banyak terkait si makhluk kecil ini.

5. Sea sheep bukan peliharaan

Memiliki bentuk imut menggemaskan, pasti kamu bertanya-tanya apakah binatang ini dapat dijadikan hewan peliharaan, bukan?

Sea sheep tergolong sebagai hewan liar yang tinggal di laut dan berhak hidup di habitat aslinya. Menghindari eksploitasi, maka sea sheep tidak dijadikan layaknya properti yang dengan mudah dijual belikan.

Itulah 5 fakta sea sheep si siput paling imut dalam lautan. Kamu bisa bertemu dengan sea sheep saat melakukan diving di laut, tapi harus bijak dan bertanggung jawab, ya. Harap berhati-hati agar tidak menabrak karang yang dapat menganggu habitat. Selain itu juga tidak menyentuh tumbuhan dan hewan juga penting. Mari kita lindungi si makhluk kecil ini.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak