Biopik musik biasanya tuh terjebak dalam formula klasik, contohnya: Kisah naik-turun sosok musisi yang dibumbui konflik pribadi, dan tentu saja, lagu-lagu hits mereka diputar sekilas.
Namun, Film A Complete Unknown yang lagi tayang di bioskop Indonesia garapan Sutradara James Mangold (pernah bikin Film Logan, dan Film Ford v Ferrari), memilih jalan yang berbeda. Alih-alih mengikuti seluruh perjalanan hidup Bob Dylan, film ini rupanya cuma fokus pada momen-momen penting di awal karirnya—periode di mana Dylan bukan hanya jadi ikon folk, tapi juga simbol perubahan zaman.
Dibintangi Timothee Chalamet sebagai Dylan, dan film ini juga menampilkan Elle Fanning sebagai Joan Baez, Monica Barbaro memerankan Sara Lownds, dan Benedict Cumberbatch memainkan peran Pete Seeger. Film yang diproduksi Searchlight Pictures tampak begitu peka dengan menangkap bagaimana musiknya berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.
Musik yang Nggak Hanya Jadi Pengiring
Film A Complete Unknown menonjol atas keberaniannya menampilkan musik Dylan secara utuh. Kebanyakan sih, film biopik hanya menyisipkan potongan lagu dalam montase atau adegan dramatis. Namun, di sini, James Mangold membiarkan lagu-lagu Dylan berkembang dalam durasi penuh, seolah-olah kita sedang menyaksikan momen sejarah secara langsung.
Timothee Chalamet, yang menyanyikan sendiri lagu-lagu Dylan dalam film ini, benar-benar menambah keaslian pengalaman nonton deh. Dia nggak cuma meniru suara Dylan, tapi benar-benar menangkap nuansa unik dalam gaya bernyanyinya. Pastinya itu sesuatu yang sulit dilakukan mengingat karakter vokal Dylan yang begitu khas.
Dengan pendekatan ini, Film A Complete Unknown nggak hanya menceritakan perjalanan seorang musisi, tapi juga menghidupkan kembali atmosfer musik folk era 1960-an. Mantap deh!
Ketika Musik dan Sejarah Berjalan Beriringan
Menariknya, film ini nggak hanya tentang Dylan. James Mangold menempatkan tokohnya dalam konteks sosial dan politik yang lebih besar. Film ini mengambil latar era di mana Amerika sedang bergejolak: Gerakan hak sipil sedang memanas, perang Vietnam mulai membayangi, dan dunia hampir mengalami perang nuklir akibat Krisis Rudal Kuba.
Dylan, dengan lirik-liriknya yang tajam, menjadi suara dari generasi yang gelisah. Dalam film ini, kamu akan melihat bagaimana Dylan nggak cuma menciptakan lagu-lagu yang indah, tapi juga menjadi bagian dari pergerakan yang lebih besar.
Hubungannya dengan Joan Baez (Elle Fanning) misalnya, nggak hanya digambarkan sebagai kisah romansa, tapi juga sebagai dua sosok yang berada di garis depan perubahan sosial melalui musik mereka.
Pendekatan itu membuat Film A Complete Unknown lebih dari sekadar biopik musisi. Nah, buat penggemar Bob Dylan, ini wajib ditonton. Selamat nonton ya.