Tak dapat dimungkiri bahwa kecanggihan teknologi dan informasi saat ini membawa dampak positif bagi perkembangan dan pengetahuan. Dengan teknologi mutakhir, semua orang bisa mengakses berbagai informasi cukup dari gawai di tangan.
Bahkan, saat pandemi Covid-19 melanda dunia, belajar dari rumah dengan menggunakan perangkat teknologi menjadi pilihan utama untuk menekan angka penyebaran virus.
Namun begitu, para orangtua harus bisa memantau anak-anaknya saat menggunakan gawai. Jangan sampai telepon seluler yang sedianya digunakan untuk belajar, disalahgunakan untuk hal-hal negatif.
Salah satunya adalah dampak dari permainan atau game online yang selama ini digandrungi dan marak di kalangan anak-anak. Lewat perangkat telepon pintar, mereka sudah bisa bemain aneka game online.
Kumpulan cerita Gara-Gara Game Online yang ditulis oleh Fery Lorena Yanni mengisahkan bagaimana dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari game online. Dalam cerita Gara-Gara Game Online, Fery Lorena Yanni mengangkat kisah tentang seorang anak bernama Cika yang keranjingan game online. Lewat perangkat handphone cerdasnya, Cika tidak bisa lepas dari hobinya bermain game.
Kebiasaan tersebut terbawa saat Cika dan teman-temannya berekreasi ke suatu tempat yang belum pernah mereka datangi. Sejak awal pemberangkatan, Cika tetap setia dengan game di handphone-nya. Saat teman-temannya turun untuk istirahat, makan, dan buang air kecil, Cika tetap di dalam bis dengan game-nya.
Dari cerita Cika di atas begitu jelas bahwa game online membuat penggunanya lupa waktu. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar bisa terbuang dengan percuma. Bahkan, para pemain game bisa lupa waktu makan, meskipun perut sudah keroncongan.
Cerpen-cerpen lain seperti Rahasia Allah karya Yosep Rustandi, Arti Sebuah Nama karya Yersita, dan cerita lainnya, cukup menginspirasi karena mayoritas bercerita tentang bagaimana memahami kekuasaan sang Maha Pencipta, bagaimana memahami makna persahabatan, dan lainnya.
Dari kisah-kisah yang ditulis para Finalis Lomba Menulis Cerpen Lintang 2019 ini, pembaca bisa memetik banyak pelajaran agar bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Jangan sampai waktu yang ada hanya digunakan untuk hal-hal yang percuma dan tidak mendatangkan manfaat apa-apa.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Pelajaran Berharga tentang Pentingnya Berbaik Sangka pada Sesama
-
Terkadang, Kemiskinan Membuat Seseorang Menjadi Gelap Mata
-
Ulasan Buku Dongeng Pendek tentang Kota-kota dalam Kepala, Waspadai Mulut!
-
Pengaruh Kemajuan Teknologi terhadap Perkembangan Video Game
-
Berusaha Menjadi Kakak yang Baik Hati dari Buku '11 Jejak Cinta'
Ulasan
-
Avatar: The Last Airbender Season 2, Misi Menemukan Guru Pengendali Bumi
-
Divorce Attorney Shin: Memahami Perceraian dari Sisi yang Lebih Manusiawi
-
Kebenaran yang Dikubur dan Bungkamnya Masyarakat dalam Film Tanah Sengketa
-
Pemandi Jenazah: Ketika Ritual Terakhir Menjadi Sumber Teror
-
Obsession Membuktikan Hollywood Mampu Mengemas Mitos Pelet Begitu Memikat
Terkini
-
Mengapa Hati Saya Tak Pernah Hanya untuk Argentina saat Piala Dunia
-
Penyakit Lama Kambuh, Jerman Kembali Tersingkir Dini dari Ajang Piala Dunia
-
Code Kunst Dikabarkan Putus Setelah 8 Tahun Pacaran, Agensi Buka Suara
-
Rilis Teaser PV, Anime The Kept Man of the Princess Knight Siap Tayang 2027
-
Mengapa Sebagian Ibu Membenci Putrinya? Mengurai Luka Batin yang Diwariskan