Setelah libur Hari Raya Idulfitri 1446 H, persaingan sengit dalam kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 akan kembali berlanjut. Masih ada pertandingan-pertandingan menarik yang akan mempertemukan para raksasa klub sepak bola tanah air.
Salah satunya adalah bentrok Madura United kontra Persija Jakarta. Keduanya bakal menjalani laga tunda pekan ke-27 yang dimainkan di Stadion Gelora Bangkalan pada Minggu (6/4//2025) mendatang. Duel tersebut sama-sama memiliki makna yang penting bagi tim tamu maupun tuan rumah.
Namun, skuad Macan Kemayoran dipastikan tak bisa menurunkan Gustavo Almeida dan Maciej Gajos yang menerima kartu merah saat menghadapi Arema FC. Absennya pemain pilar itu menjadi kerugian tersendiri untuk Persija yang bertekad memperbaiki posisi di papan klasemen sementara.
Merujuk laman persija.id, Gustavo diberi hukuman tambahan berupa larangan bermain sebanyak dua laga dan Gajos empat laga. Mengingat sanksi yang diterima Gajos bisa dibanding ke Komite Banding PSSI, manajemen Persija sudah bergerak mengajukan banding.
Kendati demikian, pelatih Carlos Pena berupaya mengambil sisi positif dari ketidakhadiran Gustavo maupun Gajos. Manajer asal Spanyol itu menilai ini menjadi kesempatan bagi pemain lain yang diberi kepercayaan sebagai pengganti untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Saya akan memaksimalkan semua pemain yang saya punya. Kita semua tahu bahwa selalu ada pemain yang akan absen selama berkompetisi, seperti cedera dan skorsing. Jadi, kami harus selalu siap,” kata Pena, Selasa (1/4/2025).
Ia menambahkan, “Saya tidak ingin mencari alasan karena tidak adanya Gustavo dan Gajos. Ini saatnya bagi pemain lain. Pemain lain harus tampil maksimal saat ini dan saya yakin mereka akan melakukannya dengan baik.”
Pasukan Macan Kemayoran memasang target tinggi, yakni dengan menyapu bersih poin-poin yang ada di pertandingan tersisa supaya bisa finis dalam empat besar klasemen akhir. Tentu target tersebut juga dibidik saat mereka bertandang ke markas Madura United.
Dibayangi Inkonsistensi, Momentum Persija Jakarta Unjuk Gigi
Persija Jakarta tak bisa hanya berpangku tangan. Tim asuhan Carlos Pena diprediksi bakal tampil all out demi mendapatkan hasil manis yang diinginkan, sekaligus mematahkan rekor inkonsistensi yang dicatatkan selama beberapa pertandingan terakhir.
Dalam tujuh laga terbaru, Persija hanya bisa mengemas satu kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Kemenangan tunggal Persija diraih saat mereka menjamu PSIS Semarang, awal Maret kemarin.
Melansir laman resmi ligaindonesiabaru.com, Persija Jakarta sejatinya sangat perkasa ketika di kandang. Mereka hanya sekali tumbang sepanjang kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 ini, tepatnya ketika menerima tantangan Arema FC sebelum jeda panjang.
Menjelang pertandingan di Bangkalan, Madura United FC bisa dikatakan juga berbahaya. Lulinha CS menunjukkan performa yang cukup stabil walau menderita dua kekalahan dari enam pertandingan kandang sebelumnya.
Laskar Sape Kerrab bisa lebih percaya diri apabila melihat capaian Persija dalam laga tandang. Kesebelasan asal Jakarta ini tak pernah meraih kemenangan dalam tiga lawatan terakhir ke markas lawan. Sebut saja Persis Solo, Dewa United, serta PSM Makassar.
Walau tampaknya keuntungan berada di kubu tuan rumah, skuad Macan Kemayoran tak boleh menyerah begitu saja. Di tabel klasemen sementara, Persija di posisi keempat tentu unggul jauh dari Madura United yang menghuni peringkat ke-15.
Bentrok kontra Laskar Sape Kerrab turut menjadi panggung bagi Persija Jakarta untuk membuktikan konsistensinya, serta menuntaskan misi kemenangan yang diusung sejak jauh-jauh hari.
Lantas, mampukah tim asuhan Carlos Pena mematahkan rekor inkonsistensi selama ini?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS