Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Sekar Anindyah Lamase | Wahyu Sukma
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
Ilustrasi bau mulut (unsplash/光术 山影)

Bau mulut (halitosis) saat berpuasa muncul akibat berkurangnya produksi air liur yang membuat mulut menjadi kering (xerostomia) dan memungkinkan bakteri berkembang.

Mengingat bahwa puasa Ramadhan semakin dekat, berikut ini ada beberapa cara yang efektif untuk mengatasinya, baik saat berpuasa, sahur hingga berbuka:

Saat Sahur dan Berbuka

Ilustrasi membersihkan gigi dengan sikat gigi (unsplash.com/Willo Team)
Ilustrasi membersihkan gigi dengan sikat gigi (unsplash/Willo Team)

1. Sikat Gigi dan Lidah

Sikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur. Jangan lupakan permukaan lidah, karena di tempat ini kebanyakan bakteri penyebab bau berkumpul.

2. Manfaatkan Tusuk Gigi

Bersihkan sisa makanan yang terjebak di antara gigi yang tidak bisa dijangkau sikat gigi agar tidak membusuk dan memunculkan bau. Lakukan dengan hati-hati agar gusi tidak terkena tusukan gigi.

3. Konsumsi Air Putih

Pastikan untuk mengonsumsi minimal 8 gelas air antara waktu berbuka puasa hingga sahur agar tubuh dan mulut tetap terjaga kelembapannya.

4. Konsumsi Buah yang Banyak Mengandung Air

Makan semangka, jeruk, atau apel saat sahur untuk merangsang produksi saliva secara alami.

5. Hindari Makanan dengan Aroma Kuat

Batasi konsumsi bawang putih, bawang merah, atau jengkol saat sahur karena bau khasnya akan bertahan lama dalam saluran pernapasan.

6. Kurangi Kafein (Kopi dan Teh)

Kafein dapat mengikat cairan dalam tubuh dan membuat mulut lebih cepat kering.

7. Hindari Rokok

Merokok saat sahur atau berbuka dapat menyebabkan mulut kering dan meninggalkan bau "napas perokok" yang mengganggu.

8. Konsumsi Produk Susu (Yogurt)

Yogurt yang mengandung probiotik dapat membantu melawan bakteri jahat yang menyebabkan bau mulut di sistem pencernaan dan tenggorokan.

Selama Waktu Berpuasa

Ilustrasi seseorang berkumur [Shutterstock]
Ilustrasi seseorang berkumur dengan mouthwash [Shutterstock]

1. Gunakan Obat Kumur Tanpa Alkohol

Pakailah mouthwash setelah sahur. Pilih produk yang tidak mengandung alkohol agar tidak membuat mulut semakin kering sepanjang hari.

2. Lakukan Siwak

Menggunakan kayu siwak adalah cara yang dianjurkan karena memiliki sifat antiseptik alami untuk membersihkan gigi dan gusi.

3. Berkumur Saat Wudhu

Lakukan secara normal (tidak berlebihan) untuk memberikan kelembapan pada rongga mulut yang kering.

4. Gunakan Semprotan Mulut Herbal

Jika perlu, gunakan semprotan mulut berbahan alami (seperti mint) yang tidak boleh ditelan untuk kesegaran langsung.

Kebiasaan Pendukung

Ilustrasi teh hijau dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut (unsplash.com /Laårk Boshoff)
Ilustrasi teh hijau dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut (unsplash/Laårk Boshoff)

1. Batasi Konsumsi Makanan Manis/Lengket

Gula adalah makanan utama bagi bakteri. Jika tersisa di antara gigi, bakteri akan menghasilkan asam dan bau.

2. Minum Teh Hijau saat Sahur

Teh hijau mengandung polifenol yang dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut.

3. Rutin Memeriksa ke Dokter Gigi

Lakukan pembersihan karang gigi sebelum Ramadhan dimulai untuk memastikan tidak ada infeksi gusi yang dapat menyebabkan bau tak sedap.

Jika bau mulut tetap sangat kuat meskipun telah menerapkan cara-cara di atas, mungkin ada masalah dengan lambung atau asam lambung (GERD).

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak