Buku ‘Madrasahpreneur’ karya Umung Kallang ini membahas tentang konsep madrasah yang ada di Indonesia yang dihubungkan dengan manajemen pengelolaan berbasis usaha mandiri. Buku ini terbagi tiga bab pembahasan, yakni potret madrasah, manajemen pendidikan, dan usaha mandiri.
Dalam buku ini dijelaskan bahwa secara bahasa, madrasah adalah tempat belajar atau sekolah. Sedangkan secara istilah madrasah merupakan sekolah formal yang berdasarkan ajaran Islam (Najah, 2019: 137). Pemerintah mendefinisikan madrasah sebagai sekolah umum yang berciri khas agama Islam.
BACA BUKU: Ulasan Buku 'Animal Farm' Kisah Seekor Hewan yang Gila Harta dan Kekuasaan
Pada prinsipnya sumber pembiayaan pendidikan madrasah swasta dapat diperoleh dari berbagai sumber yang halal dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat (hlm. 5).
Umung Kallang, penulis buku ini memaparkan bahwa madrasah tidak cukup mengeluarkan lulusan yang kompeten di bidang ilmu agama saja, tetapi madrasah harus dapat menciptakan lulusan-lulusan yang mampu menjawab tantangan dunia kerja, dunia usaha dan industri, serta masalah-masalah sosial lainnya.
Hal yang penting dipahami bersama bahwa mengelola dan memperjuangkan madrasah itu tidak mudah. Ada sederet persoalan yang bila tak mampu menghadapinya, maka keberadaan madrasah tersebut akan mengalami kemunduran, bahkan bisa gulung tikar. Salah satu persoalan yang dihadapi oleh madrasah adalah kurangnya alokasi dana untuk meningkatkan fasilitas madrasah tersebut.
BACA JUGA: Ulasan Novel May: Kisah Trauma Gadis Korban Jumat Kelabu di Banjarmasin
Madrasah swasta pada umumnya memiliki masalah yang sama yakni masalah pembiayaan pendidikan. Masalah tersebut akan berkembang menjadi masalah yang serius karena berdampak terhadap masalah lain dalam pengelolaan pendidikan. Di antara masalah yang dihadapi misalnya kurangnya kelengkapan pembelajaran seperti buku-buku, alat peraga, dan sumber lainnya. Masalah lain misalnya terkait jumlah bangunan yang belum cukup dan kondisi bangunan yang belum memadai sehingga proses belajar mengajar tidak dapat berjalan efektif dan optimal (hlm. 13).
Maka, salah satu upaya untuk mengatasi persoalan keuangan di madrasah adalah dengan cara membuka usaha. Ya, madrasah perlu mendirikan usaha yang mana hasil dari usaha tersebut dapat digunakan untuk membiayai segala keperluan yang dibutuhkan oleh madrasah.
Buku karya Umung Kallang yang diterbitkan oleh Bintang Semesta Media (Yogyakarta, 2023) ini dilengkapi dengan pembahasan dari tataran teoretis dan praktis mengenai manajemen madrasah berbasis pengelolaan usaha mandiri. Terbitnya buku ini dapat memandu para akademisi atau praktisi di dunia pendidikan dalam hal pengelolaan madrasah atau sekolah.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku 'Animal Farm' Kisah Seekor Hewan yang Gila Harta dan Kekuasaan
-
Ulasan Novel May: Kisah Trauma Gadis Korban Jumat Kelabu di Banjarmasin
-
Risalah dari Steph Lawler: Memahami Identitas Melalui Perspektif Sosiologi
-
Mengenal Ahed Tamimi, Seorang Gadis Palestina yang Melawan Tirani Israel
-
Mengenal Para Perempuan Penguasa di Nusantara Lewat Buku Krisna Bayu Adji
Ulasan
-
5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan
-
Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!
-
Review Film Mutiny: Ketika Jason Statham Terjebak di Kapal Neraka, Masih Bisa Selamat?
-
Review Drama Beyond Evil, Misteri Hilangnya Warga Munju
-
Monster Hands: Ketika Monster Bawah Tempat Tidur Tak Lagi Menakutkan
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan